Portalsembilan.com, BERAU — Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik di Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendapat sorotan dari DPRD Berau. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminalitas pada malam hari.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mengatakan keberadaan penerangan jalan seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan rasa aman masyarakat.
Menurut dia, hingga saat ini masih terdapat beberapa kawasan, terutama di wilayah pinggiran, yang belum memiliki fasilitas penerangan jalan memadai. Akibatnya, warga merasa kurang aman ketika melintas pada malam hari.
“Penerangan jalan itu bukan hanya soal estetika, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat. Kalau kondisi jalan gelap, risiko kecelakaan maupun tindak kriminal juga meningkat,” ujar Rahman, Jumat (8/5/2026).
Ia meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Berau segera melakukan inventarisasi serta pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang masih minim PJU. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.
Rahman menilai pembangunan PJU perlu diprioritaskan pada jalur yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, termasuk kawasan yang dianggap rawan kecelakaan.
Selain penambahan fasilitas baru, ia juga menyoroti pentingnya pemeliharaan rutin terhadap lampu jalan yang telah terpasang. Pasalnya, masih terdapat sejumlah PJU yang mengalami kerusakan dan belum segera diperbaiki.
Menurut dia, kondisi tersebut kerap dikeluhkan masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas warga pada malam hari.
“Ini harus menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” kata Rahman. (ADV/DPRD BERAU)

