Portalsembilan.com, BERAU — DPRD Berau meminta pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah pedalaman yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses internet.
Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menilai internet saat ini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan sektor pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.
Menurut dia, keterbatasan jaringan di sejumlah kampung berpotensi memperlebar ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedalaman.
“Internet sekarang sudah jadi kebutuhan dasar. Kalau kampung-kampung terpencil terus tertinggal, maka ketimpangan pembangunan semakin lebar,” kata Liliansyah. Kamis (7/5/2026).
Ia mengungkapkan, masih terdapat beberapa kampung di Kabupaten Berau yang masuk kategori blank spot atau belum terjangkau layanan internet secara optimal.
Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari akses informasi, layanan administrasi berbasis digital, hingga peluang usaha yang memanfaatkan teknologi.
Selain itu, keterbatasan jaringan juga menjadi hambatan bagi pelajar dan tenaga pendidik di wilayah pedalaman dalam mengakses materi pembelajaran secara daring.
Liliansyah meminta pemerintah daerah memastikan program pembangunan jaringan internet benar-benar menyasar wilayah yang paling membutuhkan. Ia menegaskan, pemerataan infrastruktur digital tidak cukup hanya berdasarkan pembagian wilayah administratif, tetapi harus melihat kondisi riil masyarakat di lapangan.
“Kampung-kampung yang masih blank spot harus jadi prioritas. Jangan sampai ada wilayah yang terlewat,” ujarnya.
Ia berharap percepatan pembangunan infrastruktur digital dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat pedalaman, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Berau. (ADV/DPRD BERAU)

