Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – PT Pertamina Hulu Mahakam berhasil meningkatkan produksi Lapangan Handil setelah menyelesaikan Program Handil Rejuvenation sebagai upaya revitalisasi fasilitas produksi migas di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur.
Program rejuvenasi yang telah dipersiapkan sejak 2023 tersebut difokuskan pada peningkatan keandalan fasilitas produksi dan perpanjangan usia operasi lapangan migas mature yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia, Sunaryanto mengatakan, pasca pelaksanaan planned shutdown dan perawatan fasilitas Central Processing Area (CPA), produksi Lapangan Handil meningkat menjadi 15.020 barel minyak per hari (bopd), atau sekitar lima persen lebih tinggi dibanding sebelum perawatan.
“Peningkatan produksi didukung optimalisasi sistem proses dan compressor setelah pelaksanaan perawatan fasilitas,” ujarnya.
Program Handil Rejuvenation mencakup penggantian pipa utama CPA sepanjang 350 meter, modernisasi Distributed Control System (DCS), serta peningkatan Fire and Gas System (F&G) guna memastikan keselamatan dan integritas operasional fasilitas produksi.
Selain itu, PHM juga melaksanakan perawatan empat compressor, delapan vessel, serta inspeksi pipa penyalur menggunakan teknologi Intelligent Pigging atau Inline Inspection (ILI).
General Manager PT Pertamina Hulu Mahakam, Setyo Sapto Edi menjelaskan, seluruh rangkaian pekerjaan dilakukan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security and Environment) yang ketat.
“Kegiatan full shutdown melibatkan hampir 1.000 personel dengan total 241.176 jam kerja. Seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan tanpa recordable injury dan bahkan selesai satu hari lebih cepat dari rencana awal,” jelasnya.
PHM menegaskan program peningkatan integritas fasilitas produksi tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional sekaligus mendukung ketahanan dan swasembada energi Indonesia.
(Yeni Adhayanti)

