MAHAKAM ULU, Portalsembilan – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) bergerak cepat menyelaraskan program daerah dengan kebijakan strategis nasional. Pemkab Mahulu menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan pusat, terutama dalam mengoptimalkan persiapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga penguatan Koperasi Merah Putih di wilayah perbatasan.
Langkah taktis ini dikawal langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M., saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Regional Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden Batch III. Pertemuan berkala ini diselenggarakan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Kamis (11/06/2026).
Rakor regional yang difasilitasi oleh Badan Strategi Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri ini dibuka oleh Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H.M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H.
Agenda ini juga dihadiri oleh Plh. Sekda Provinsi Kalsel H. Subhan Nor Yaumil, S.E., M.Si., Kepala BSKDN Dr. Yusharto Huntoyungu, M.Pd., Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., serta para Sekda se-Kalimantan.
Sekda Mahulu Stephanus Madang menjelaskan, forum ini memiliki peran vital untuk mengunci jalur komunikasi lintas sektor. Tujuannya guna memastikan 10 program prioritas Presiden Republik Indonesia dapat dieksekusi secara efektif hingga ke tingkat daerah.
“Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu telah melakukan pemetaan terhadap pelaksanaan program-program tersebut di daerah, termasuk melihat perkembangan dan berbagai kendala yang dihadapi dalam implementasinya,” ujar Stephanus Madang usai kegiatan.
Guna menjaga transparansi, Pemkab Mahulu juga secara berkala memperbarui data dan melaporkan capaian kerja ke pusat. Seluruh perkembangan implementasi program di lapangan telah diunggah ke sistem monitoring berkala melalui situs resmi BSKDN.
Bagi Mahulu, hasil dari pertemuan regional ini akan langsung dijadikan rapor evaluasi. Pemerintah daerah berkomitmen memotong segala sumbatan birokrasi di lapangan agar manfaat nyata dari program prioritas nasional ini bisa segera dirasakan oleh masyarakat di Bumi Urip Kerimaan. (ADV/Mahakam Ulu)

