Foto: Prokopim Mahulu
MAHAKAM ULU, Portalsembilan – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) berkomitmen memastikan tidak ada satu pun warganya yang terpinggirkan dalam roda pembangunan daerah.
Mewakili Bupati Angela Idang Belawan, Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, S.E., secara resmi membuka forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Kelompok Rentan.
Agenda strategis dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mahulu Tahun 2027 ini digelar di Ruang Serbaguna Bappelitbangda pada Kamis (11/06/2026) pagi.
Giat ini dihadiri oleh jajaran kepala dinas, delegasi organisasi kemasyarakatan, perwakilan kelompok penyandang disabilitas, organisasi perempuan dan perlindungan anak, serta para tokoh adat setempat.
Melalui sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wabup Suhuk, ditegaskan bahwa Musrenbang Tematik ini merupakan instrumen vital untuk melahirkan kebijakan yang adil, setara, dan berperikemanusiaan.
“Melalui forum ini, pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan, memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka dalam proses perencanaan pembangunan daerah,” ujar Wabup Suhuk dari podium.
Pemkab Mahulu menaruh perspektif baru dalam mengukur kesuksesan daerah. Menurut Wabup, indikator keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya terpaku pada angka pertumbuhan ekonomi atau kemegahan infrastruktur jalan dan gedung semata.
Pembangunan yang hakiki harus mampu menyentuh aspek kesejahteraan manusia secara merata tanpa pengecualian.
Dalam perencanaan RKPD 2027, perhatian khusus akan ditumpahkan kepada kelompok-kelompok yang selama ini kerap luput dari perhatian, seperti para penyandang disabilitas, kaum perempuan, anak-anak, lansia, warga prasejahtera, hingga komunitas adat terpencil.
“Oleh karena itu, kehadiran Musrenbang Tematik ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun berbagai masukan yang akan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Guna merealisasikan visi tersebut, Wabup Suhuk mengajak seluruh perangkat daerah, organisasi sosial, dan lembaga adat untuk memperkuat kolaborasi di lapangan. Pemkab Mahulu berkomitmen menggenjot kualitas hidup masyarakat melalui perluasan akses pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, penguatan perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, penyediaan fasilitas publik yang ramah disabilitas, hingga proteksi hukum bagi perempuan dan masyarakat hukum adat.
Rekomendasi dan daftar usulan yang lahir dari Musrenbang ini nantinya akan langsung disaring untuk mengisi draf final RKPD 2027. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan program kerja yang membumi, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh elemen masyarakat di Bumi Urip Kerimaan. (ADV/Mahakam Ulu)

