Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Seorang warga Desa Muara Kaman Ulu yang hilang selama lebih dari 24 jam setelah mengalami kerusakan mesin perahu saat memasang tamba (alat perangkap ikan lele) berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim Pencarian dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sektor Kecamatan Muara Kaman. Korban ditemukan di rumah apung warga Desa Tunjungan sekitar pukul 11.00 WITA, setelah menghabiskan waktu penuh tanpa makan dan minum sambil mendayung sendiri dari tengah padang pasiran menuju daratan.
Peristiwa dimulai pada Minggu (11/1/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WITA, ketika korban berangkat menggunakan perahu sendiri untuk memasang tamba ikan lele di area perairan sekitar Desa Muara Kaman Ulu. Saat tidak kembali hingga malam hari, keluarga korban melakukan pencarian mandiri namun tidak menemukan jejak apapun. Pada pagi hari Senin (12/1/2026), pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkarmatan Pos Sektor Muara Kaman untuk meminta bantuan.
Mendapatkan laporan, tim Damkarmatan Pos Sektor Muara Kaman yang terdiri dari M. Risky Arsyanda, Indra Wijaya Saputra, Muhammad Riski, M. Nur Hidayah, Imron Ali, dan Supriyanto segera bergerak. Bersama dengan unsur Kasi Trantib/Linmas, warga sekitar, pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta keluarga korban, tim melakukan pencarian menggunakan sepeda motor untuk transportasi darat dan perahu milik warga untuk menjelajahi area perairan.
Muhammad Riski, salah satu anggota Damkarmatan Pos Sektor Muara Kaman yang terlibat langsung dalam operasi, menjelaskan bahwa informasi dari warga Desa Tunjungan menjadi kunci keberhasilan menemukan korban.
“Kami mendapatkan laporan dari warga bahwa ada orang yang tampak lemah datang ke rumah apung miliknya. Setelah kami mengecek lokasi tersebut, ternyata memang korban yang kami cari meskipun tubuhnya lelah, kondisi keselamatannya terjamin,” ujarnya.
Setelah ditemukan, korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Dokter yang menangani menyampaikan bahwa korban mengalami dehidrasi dan kelelahan akut namun tidak ada cedera serius, dengan kondisi yang diperkirakan akan membaik dalam waktu singkat.
Kepala Damkarmatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, mengapresiasi kerja keras tim yang terlibat serta kerja sama yang terjalin dengan berbagai elemen masyarakat.
“Keberhasilan ini adalah hasil dari komitmen personel Damkar dan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Kami sangat bangga dengan dedikasi yang ditunjukkan oleh rekan-rekan di lapangan, terutama Muhammad Riski dan seluruh anggota tim yang bekerja tanpa kenal lelah,” ujarnya.
Fida juga mengimbau kepada masyarakat yang sering beraktivitas di perairan untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan.
“Pastikan perahu dalam kondisi baik sebelum berangkat, bawa perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan alat komunikasi, serta beritahu keluarga atau pihak terkait tentang rencana perjalanan Anda. Hal ini akan sangat membantu dalam mengantisipasi kejadian tidak diinginkan dan mempermudah proses pencarian jika terjadi masalah,” tegasnya.
Saat ini korban dalam proses pemulihan dan kondisi kesehatan semakin membaik, sementara pihak Damkarmatan Pos Sektor Muara Kaman terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan layanan penyelamatan di wilayah tersebut.
(Yeni Adhayanti)

