Foto: Prokopim Mahulu
MAHAKAM ULU, Portalsembilan – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) terus bergerak cepat untuk memastikan seluruh warganya mendapatkan akses kesehatan yang layak dan merata.
Langkah ini dipertegas dengan dibukanya Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Bersama BPJS Kesehatan oleh Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, S.E.
Acara strategis ini digelar di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati Mahakam Ulu pada Selasa (09/06/2026).
Forum ini menjadi ruang diskusi dan koordinasi antara Pemkab Mahulu, BPJS Kesehatan, perangkat daerah, hingga fasilitas kesehatan guna menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa menyukseskan Program JKN bukan hanya tugas BPJS Kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
“Program JKN merupakan wujud nyata komitmen negara dalam memberikan jaminan perlindungan kesehatan sebagai hak dasar setiap warga negara. Oleh karena itu, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak,” ujar Suhuk.
Pada momen itu, Wakil Bupati juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi gemilang Kabupaten Mahakam Ulu yang sukses menyabet penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Utama Tahun 2026.
Bagi Pemkab Mahulu, penghargaan tertinggi ini adalah bukti nyata dari pemerataan layanan kesehatan di daerah.
“Penghargaan UHC kategori utama yang berhasil diraih Kabupaten Mahakam Ulu merupakan hasil kerja keras bersama. Capaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Mahulu tidak tanggung-tanggung dalam menggelontorkan anggaran. Pada Tahun Anggaran 2026, dana sebesar Rp9.806.832.000 telah dialokasikan khusus untuk menjamin kepesertaan JKN bagi seluruh warga Mahakam Ulu.
Tidak hanya dari segi pembiayaan, kualitas fasilitas kesehatan di Mahulu juga terus dipacu. Salah satu buktinya adalah peningkatan status Rumah Sakit Gerbang Sehat Mahulu (RSGSM) dari Tipe D Pratama menjadi Tipe D Umum pada tahun 2025 lalu.
Hingga April 2026, RSGSM bahkan telah menambah layanan spesialis penyakit dalam. Rumah sakit ini juga direncanakan masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehatan Tahun 2026 demi mempercepat mutu pelayanan.
Di tingkat dasar, mulai tahun 2026 ini seluruh Puskesmas di Kabupaten Mahakam Ulu telah dioptimalkan statusnya menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar lebih mandiri dan fleksibel dalam melayani warga.
Untuk mempertahankan prestasi UHC Kategori Utama, Wakil Bupati memberikan instruksi khusus kepada seluruh perangkat daerah agar memastikan semua aparatur—baik PNS, PPPK, PPPK Paruh Waktu, hingga aparat kampung—terdaftar aktif di JKN.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga diminta bergerak aktif menyinkronkan data kependudukan dengan data BPJS Kesehatan agar pelayanan tepat sasaran.
“Saya meminta Disdukcapil agar dapat membantu mendata dan memastikan validitas data masyarakat yang terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, pelayanan kesehatan dapat diberikan secara lebih maksimal, tepat sasaran, dan tidak ada masyarakat yang terlewat dalam memperoleh haknya,” tegas Suhuk.
Tak lupa, ia juga mengingatkan sektor swasta dan pelaku usaha yang beroperasi di Mahakam Ulu untuk patuh mendaftarkan seluruh pekerja mereka ke dalam program JKN.
“Mempertahankan capaian UHC bukan hanya tugas pemerintah daerah atau BPJS Kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh perangkat daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus mendukung Program JKN demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Mahakam Ulu,” tambahnya sebelum resmi membuka acara. (ADV/Mahakam Ulu)

