
Portalsembilan.com, Sendawar – Tokoh agama Kristen di Kabupaten Kutai Barat, Pdt. Yohanes Traksin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan semangat persaudaraan, toleransi, dan menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika menjelang pelaksanaan tabligh akbar yang menghadirkan penceramah Abdul Somad.
Menurutnya, perbedaan pandangan tidak semestinya diwujudkan melalui aksi penolakan yang berpotensi memicu gesekan sosial. Sebaliknya, masyarakat diajak menjadi tuan rumah yang baik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.
“Saya berpendapat bahwa tidak perlu melakukan aksi penolakan terhadap siapa pun. Jadilah tuan rumah yang baik. Jangan menabur benih kebencian kepada kelompok mana pun agar tidak menuai buah yang sama,” ujar Pdt. Yohanes Traksin dalam pernyataan tertulisnya.
Ia menilai, pendekatan yang lebih konstruktif adalah memperkuat persatuan melalui kegiatan yang menyejukkan. Salah satunya dengan menggelar gerakan doa bersama lintas agama sebagai simbol kebersamaan dalam menjaga kedamaian di Kutai Barat.
Menurutnya, langkah tersebut jauh lebih bermanfaat dibandingkan aksi-aksi yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, Pdt. Yohanes juga memberikan masukan kepada panitia penyelenggara agar memastikan materi ceramah yang disampaikan tetap mengedepankan kesejukan, tidak menyinggung pemeluk agama maupun kelompok lain, serta tetap berada dalam koridor menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Saya berharap panitia pelaksana dapat berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif,” katanya.
Tak hanya kepada panitia, ia juga menyampaikan harapan kepada aparat keamanan, khususnya TNI dan Polri, agar terus melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk memastikan situasi di Kutai Barat maupun Kalimantan Timur tetap aman, damai, dan kondusif.
“Dengan demikian, toleransi antarumat beragama dapat terus terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat hidup berdampingan dalam suasana yang harmonis,” tutupnya.
(Yeni A.Y)

