Foto: Prokopim Mahulu
MAHAKAM ULU, Portalsembilan – Kemeriahan pesta budaya Omin Atun Onam Adet di Kampung Long Bagun Ilir akhirnya sampai di penghujung acara.
Setelah berlangsung meriah selama empat hari berturut-turut, kegiatan pelestarian tradisi ini resmi ditutup oleh Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, S.E., pada Selasa (09/06/2026).
Hadir mewakili Bupati Angela Idang Belawan, Wakil Bupati Suhuk menyampaikan permohonan maaf karena Bupati belum bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. Saat ini, Bupati masih berada di Jakarta untuk memperjuangkan beberapa agenda penting demi kemajuan daerah.
“Beliau menitipkan salam hormat kepada seluruh masyarakat. Mudah-mudahan tahun 2027 nanti beliau bisa hadir langsung di Kampung Long Kerioq,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Wakil Bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia, tokoh adat, perangkat kampung, hingga seluruh warga yang telah bahu-membahu menyukseskan acara ini.
Bagi Pemkab Mahulu, suksesnya acara ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan masyarakat Dayak terhadap warisan leluhur tidak pernah pudar.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tradisi masih terus hidup di tengah masyarakat,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa tradisi seperti Omin Atun Onam Adet adalah identitas berharga bagi Mahakam Ulu. Bahkan, pesona budaya lokal ini telah menginspirasi daerah lain untuk menggelar kegiatan serupa.
Mendengar aspirasi dari para tokoh adat dan pemerintah kampung, Pemkab Mahulu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kelestarian budaya. Salah satu fokus utamanya adalah memperjuangkan pembangunan lamin atau balai adat di Kampung Long Bagun Ilir.
“Kita akan berjuang bersama-sama. Mudah-mudahan cita-cita pembangunan lamin Long Bagun Ilir bisa terlaksana dalam masa pemerintahan ini,” ucapnya hangat.
Berdasarkan hasil undian adat yang telah disepakati, kemeriahan pesta budaya ini dipastikan akan berlanjut tahun depan. Untuk tahun 2027, giliran Kampung Long Kerioq di Kecamatan Long Apari yang terpilih menjadi tuan rumah.
Acara penutupan pun berlangsung makin semarak menjelang akhir. Panitia membagikan piagam penghargaan kepada kampung-kampung yang telah berpartisipasi aktif selama acara.
Tak hanya itu, penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba tari solo hingga tari kelompok, serta pemberian cenderamata kepada tamu undangan turut menambah kebahagiaan malam itu.
Sebagai penutup yang manis, Wakil Bupati bersama seluruh elemen masyarakat melebur menjadi satu untuk menari bersama, menciptakan suasana penutupan yang penuh keakraban dan rasa kekeluargaan. (ADV/Mahakam Ulu)

