Portalsembilan.com, BERAU – DPRD Berau mendorong pemerintah daerah melakukan penataan aktivitas kapal wisata di kawasan Kepulauan Derawan dan Maratua melalui penerapan sistem pengawasan satu pintu. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan operasional kapal wisata sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah dari sektor pariwisata.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengatakan hingga saat ini aktivitas kapal wisata yang melayani wisatawan di kawasan Derawan dan Maratua masih berjalan tanpa sistem pendataan yang terintegrasi.
Kondisi tersebut, menurut dia, membuat pemerintah daerah kesulitan memantau jumlah kapal yang beroperasi serta menghitung potensi retribusi yang dapat dipungut secara maksimal.
“Perlu ada penataan yang lebih baik melalui sistem satu pintu agar seluruh aktivitas kapal wisata dapat terdata dan diawasi dengan lebih mudah,” kata Subroto, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, sistem pengawasan satu pintu dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai lalu lintas kapal wisata yang beroperasi di destinasi unggulan Kabupaten Berau. Dengan mekanisme yang lebih terstruktur, pemerintah daerah diharapkan memiliki basis data yang akurat terkait jumlah armada, jalur operasional, hingga aktivitas layanan wisata bahari.
Selain aspek pengawasan, DPRD juga menilai sistem tersebut berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selama ini, potensi pemasukan dari sektor wisata bahari dinilai belum tergarap optimal akibat lemahnya sistem pengelolaan dan pengawasan terhadap operasional kapal wisata.
Menurut Subroto, sektor pariwisata merupakan salah satu tulang punggung ekonomi Berau yang perlu dikelola secara profesional agar dampak ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Berau. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih besar oleh daerah dan masyarakat,” ujarnya.
DPRD berharap pemerintah daerah segera merumuskan skema pengawasan yang mampu menghadirkan tata kelola transportasi wisata yang lebih tertib, aman, dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah, khususnya di kawasan wisata bahari seperti Derawan dan Maratua. (ADV/DPRD BERAU)

