Portalsembilan.com, KUTAI TIMUR – Komitmen memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Kutai Timur. Polsek Muara Wahau bersama Polres Kutai Timur, pemerintah daerah, TNI, serta sejumlah perusahaan yang tergabung dalam PT DSN Group melaksanakan penanaman jagung serentak pada lahan seluas lima hektare di Desa Muara Wahau, Kecamatan Muara Wahau, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Penanaman Jagung Kuartal III Tahun 2026 tersebut menjadi bukti bahwa upaya menjaga ketersediaan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dunia usaha dan masyarakat. Penanaman berlangsung mulai pukul 10.20 hingga 11.45 WITA dengan diikuti sekitar 80 peserta dari berbagai unsur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah, S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama Polres Kutai Timur, perwakilan pemerintah daerah, unsur TNI, pimpinan perusahaan, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
Dalam sambutannya, Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menegaskan bahwa kegiatan penanaman jagung bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
“Penanaman jagung ini merupakan bentuk sinergi nyata antara kepolisian, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam menjaga ketersediaan pangan. Kami mengapresiasi dukungan PT DSN Group beserta perusahaan mitra yang telah menyediakan lahan dan sarana pendukung. Harapan kami, hasil panen nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di Kutai Timur,” ujar Aryansyah.
Dukungan serupa juga disampaikan General Manager CSR PT DSN Group Muara Wahau, Sigit Bandoro. Menurutnya, perusahaan memiliki komitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk pengembangan sektor pertanian.
“Kami menyambut baik inisiatif Polsek Muara Wahau dalam menggerakkan program ketahanan pangan. Perusahaan akan terus mendukung kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Muara Wahau dan sekitarnya,” ungkap Sigit.
Pada kesempatan tersebut dilakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan seluas lima hektare yang dibagi menjadi lima bagian. Masing-masing satu hektare dikelola oleh PT Swakarsa Sinar Sentosa, PT Dharma Satya Nusantara, PT Dharma Intisawit Nusantara, PT Dewata Sawit Nusantara, serta satu hektare lainnya dikelola Polsek Kombeng di bawah naungan PT KAPAS.
Bibit yang digunakan merupakan jagung pipil unggul bersertifikat varietas BISI-2 merek Sumo. Sebelum proses penanaman dimulai, lahan telah dipersiapkan melalui tahapan pengolahan tanah berupa pembajakan dan penggaruan guna menciptakan struktur tanah yang lebih gembur dan merata sehingga mampu menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal.
Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kutai Timur. Selain mendukung peningkatan produksi pangan lokal, kerja sama antara kepolisian, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat juga dinilai mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman simbolis oleh seluruh unsur yang hadir dan dilanjutkan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Timur.
Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian akan semakin optimal ketika seluruh pemangku kepentingan bergerak dalam satu tujuan yang sama, yakni menciptakan kemandirian pangan demi kesejahteraan masyarakat.(yuliana)

