Foto: Ist
MAHAKAM ULU, Portalsembilan – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar mengejar angka pertumbuhan dalam memajukan daerah.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan yang sejati tidak boleh hanya diukur dari kekuatan ekonomi maupun megahnya pembangunan fisik semata.
Bagi Pemkab Mahulu, kualitas lingkungan hidup justru menjadi indikator paling krusial. Aspek ini harus terus dirawat sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat sekaligus penyokong pembangunan dalam jangka panjang.
Pernyataan ini mencerminkan arah kebijakan Pemkab Mahulu yang berkomitmen penuh menjaga keseimbangan antara modernisasi daerah dan kelestarian alam. Pemerintah daerah menilai, pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan adalah kunci utama kesejahteraan warga.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas lingkungan hidup sebagai fondasi kehidupan masyarakat,” kata Angela, Rabu (01/07/2026).
Bupati Angela menjelaskan bahwa prinsip ramah lingkungan ini sudah tertanam kuat dalam kompas pembangunan daerah, yaitu visi “Mahulu Melaju: Maju, Merata, Berkelanjutan.”
Visi besar tersebut menjadi aturan main bagi seluruh perangkat daerah dalam merancang program kerja. Tujuannya jelas: menghadirkan fasilitas dan kemajuan bagi masyarakat tanpa harus merusak atau mengorbankan kekayaan alam sekitar.
Menurutnya, konsep pembangunan hijau yang berkelanjutan ini mustahil terwujud jika hanya menjadi beban pikiran pemerintah. Diperlukan komitmen dan rasa tanggung jawab yang sama dari seluruh elemen yang hidup dan beraktivitas di Mahulu.
Bupati memandang sinergi yang kokoh antara jajaran birokrasi, pelaku usaha, akademisi, masyarakat adat, hingga warga umum adalah modal utama dalam melahirkan pembangunan yang inklusif.
Kolaborasi ini dinilai sangat penting agar setiap kebijakan yang diambil mampu menyelesaikan persoalan di masyarakat, mendongkrak kesejahteraan, sekaligus memagari kekayaan alam Mahulu agar tetap utuh dinikmati oleh anak cucu kelak.
“Ini diperlukan sinergi seluruh pihak agar pembangunan yang dilaksanakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang dimiliki daerah,” tegasnya. (ADV/Mahakam Ulu)

