Foto: Prokopim Mahulu
MAHAKAM ULU, Portalsembilan – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Balai Adat Ujoh Bilang. Mewakili Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan, Wakil Bupati Suhuk, S.E., menyambut kedatangan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., beserta rombongan besar dalam acara malam silaturahmi pada Rabu malam (01/07/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi antardaerah, khususnya di kawasan beranda terdepan perbatasan Kalimantan.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Pemkab Malinau, Pemkab Mahulu, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wabup Suhuk menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan jajaran Pemprov Kaltara ke Bumi Urip Kerimaan. Ia menegaskan bahwa konektivitas wilayah, terutama realisasi pembangunan ruas jalan Apo Kayan, harus menjadi fokus prioritas bersama.
“Apabila pembangunan jalan Apo Kayan dapat terealisasi dengan baik, tentu akan memberikan dampak yang sangat besar bagi Mahulu. Konektivitas antar wilayah akan semakin terbuka, distribusi barang dan jasa menjadi lebih lancar, serta akan mendorong percepatan pembangunan jalan poros Mahakam Ulu sehingga aksesibilitas masyarakat semakin baik,” ujar Suhuk.
Suhuk menilai, sinergi yang solid antar-pemimpin daerah adalah kunci utama untuk menyulap kawasan perbatasan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, bukan lagi sekadar halaman belakang negara.
Setali tiga uang, Wagub Kaltara Ingkong Ala menyambut baik kehangatan yang diberikan Pemkab Mahulu. Ia mengakui adanya kedekatan emosional yang kuat antara warga Kaltara dan Mahulu sebagai modal utama pembangunan.
Ingkong Ala menaruh harapan besar agar proyek jalan penghubung dari Sumalindo hingga ke wilayah Apo Kayan terus dikawal, baik oleh pemerintah daerah maupun pusat.
“Kami sangat berharap pembangunan jalan ini dapat dilanjutkan hingga wilayah Apo Kayan. Apabila konektivitas ini terwujud, tentu akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, baik dari sisi mobilitas, distribusi logistik, maupun pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan,” ungkap Wagub Kaltara.
Langkah ini dirasa sangat mendesak. Pasalnya, selama ini warga di empat kecamatan wilayah Apo Kayan masih terpaksa bergantung pada pasokan kebutuhan pokok dan material bangunan dari negara tetangga, Malaysia.
Keterbatasan akses darat membuat biaya distribusi melonjak tajam, sehingga harga barang di tapal batas menjadi sangat mencekik akibat fluktuasi nilai tukar.
“Ketika akses jalan belum memadai, masyarakat terpaksa memenuhi kebutuhan dari Malaysia. Akibatnya harga barang menjadi jauh lebih tinggi. Karena itu, pembangunan jalan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat perbatasan,” jelas Ingkong Ala.
Guna mengakhiri isolasi tersebut, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus bergandengan tangan dengan Pemprov Kaltim dan Pemkab Mahulu.
Nota kesepahaman (MoU) lintas daerah yang telah disepakati sebelumnya akan menjadi dasar hukum yang kuat untuk mempercepat pemeliharaan dan pembukaan akses jalan tersebut.
“Kami berharap komitmen yang telah dibangun dapat terus diperkuat sehingga akses jalan ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua daerah,” kata Wagub Kaltara.
Menutup malam kebersamaan itu, Ingkong Ala berharap jalinan silaturahmi ini bisa menjadi fondasi kokoh untuk melahirkan kawasan perbatasan Kalimantan yang mandiri, maju, dan saling terhubung dengan baik.
“Silaturahmi dan hubungan emosional seperti inilah yang harus terus kita jaga dan rawat. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati masyarakat serta pemerintah di Mahakam Ulu maupun Kalimantan Utara,” pungkasnya penuh keakraban. (ADV/Mahakam Ulu)

