Portalsembilan.com, Puncak jaya – Satuan Tugas Yonif 613/Raja Alam kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan dan bantuan kepada masyarakat di wilayah penugasan. Di tengah kondisi medan yang berat dan keterbatasan sarana prasarana, prajurit Satgas dengan cepat dan sigap mengevakuasi seorang warga yang mengalami luka serius pada bagian kaki, yang membutuhkan penanganan medis segera pada Rabu (21/01/2026).
Kegiatan bantuan ini dimulai setelah pihak Satgas menerima laporan dari warga lokal dan aparat kampung mengenai kondisi seorang masyarakat yang mengalami cedera pada kaki akibat aktivitas sehari-hari di sekitar wilayah pedalaman Puncak Jaya. Luka yang diderita pasien tidak hanya menyebabkan kesulitan bergerak, tetapi juga berpotensi mengalami komplikasi infeksi jika tidak segera mendapatkan perawatan medis yang memadai.
Setelah menerima informasi tersebut, tim medis dan personel operasional Satgas segera menyiapkan peralatan yang dibutuhkan dan menuju lokasi rumah pasien. Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah karena medan yang terjal dan tidak teraspal, namun prajurit tetap berusaha dengan maksimal untuk sampai tepat waktu. Setibanya di lokasi, personel Satgas langsung melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh, kemudian memberikan pertolongan pertama berupa pembersihan area luka secara hati-hati, pemberian obat penenang rasa nyeri, serta pembalutan yang sesuai standar untuk mencegah terjadinya infeksi.
Dan Tugas Kompi (Dan TK) Kalome, Lettu Inf M. Hardi Julyansah, S.Tr.Han., menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian TNI kepada masyarakat yang selalu menjadi prioritas dalam penugasan.
“Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat di mana pun kami bertugas, terutama dalam situasi darurat yang menyangkut kesehatan dan keselamatan jiwa. Keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedalaman menjadi alasan utama kami untuk selalu siap sedia memberikan bantuan terbaik. Ini adalah bentuk nyata dari semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang harus terus dijaga,” ucapnya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, keluarga pasien, yang diwakili oleh Bapak Petrus Enumbi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam. Menurutnya, kehadiran TNI di daerah tersebut tidak hanya memberikan rasa aman dalam hal keamanan, tetapi juga menjadi harapan bagi masyarakat ketika menghadapi kesulitan terkait kesehatan.
“Kami sangat berterima kasih karena prajurit TNI datang dengan cepat untuk membantu keluarga kami. Di daerah kami, akses ke fasilitas kesehatan sangat sulit, sehingga bantuan seperti ini sangat berarti dan bahkan bisa menyelamatkan nyawa,” ungkap Bapak Petrus.
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., juga memberikan apresiasi terhadap tindakan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 613/Raja Alam. Ia menegaskan bahwa peran TNI tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Prajurit TNI harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat, terutama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan publik. Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat adalah salah satu bentuk pengabdian yang harus terus diperkuat, sehingga kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman seperti Puncak Jaya,” tegas Pangdam.
Setelah memberikan pertolongan pertama, prajurit Satgas kemudian mengevakuasi pasien ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 613/Raja Alam berharap dapat terus menjalin hubungan yang erat dan harmonis dengan masyarakat, serta terus siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan demi terwujudnya kondisi yang aman, sejahtera, dan sehat bagi seluruh warga di wilayah penugasan.
(Yeni Adhayanti)

