Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Pos Damkarmatan Sektor Kecamatan Muara Kaman melakukan kegiatan peninjauan langsung situasi banjir yang terjadi di wilayah RT 07 Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, pada Senin (12/01/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi kondisi terkini wilayah yang terdampak, memantau tingkat genangan air, serta mengantisipasi potensi dampak yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Tim yang terjun ke lapangan terdiri dari tiga personel berpengalaman dari Pos Damkarmatan Muara Kaman, yaitu Indra Saputra, Imron Ali, dan M. Nur Hidayah. Mereka menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan transportasi, yang dinilai lebih fleksibel untuk menjangkau area yang terkena genangan dan jalanan yang mungkin sulit dilalui oleh kendaraan beroda empat.
“Kami melakukan peninjauan ini sebagai bagian dari upaya pemantauan proaktif terhadap kondisi bencana di wilayah kerja kami. Meskipun saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban yang terjadi akibat banjir, kami merasa perlu untuk mengetahui secara langsung bagaimana kondisi lapangan agar bisa memberikan tanggapan yang cepat jika ada perkembangan lebih lanjut,” jelas Muhamad Riski, pembuat laporan dari Pos Damkarmatan Sektor Muara Kaman.
Selama melakukan peninjauan, tim mengamati kondisi jalanan, permukaan air yang menggenangi beberapa rumah warga, serta infrastruktur publik seperti saluran drainase dan jembatan kecil yang ada di wilayah tersebut. Meskipun tidak membawa peralatan khusus untuk penanganan banjir pada kesempatan ini, personel tetap melakukan dokumentasi kondisi lapangan berupa foto dan catatan rinci mengenai titik-titik yang berpotensi menjadi masalah jika intensitas genangan meningkat.
“Saat kami tiba di lokasi, genangan air mencapai ketinggian sekitar 20 hingga 30 sentimeter di beberapa titik. Masyarakat setempat masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan cukup lancar, meskipun beberapa rumah berada di daerah yang sedikit tergenang. Kami juga berkomunikasi dengan beberapa warga untuk mengetahui bagaimana kondisi banjir ini mempengaruhi aktivitas mereka sehari-hari,” ungkap Indra Saputra, salah satu personel yang terlibat dalam peninjauan.
Dalam laporan yang disampaikan, disebutkan bahwa tidak ada kendala yang dihadapi oleh tim selama kegiatan peninjauan berlangsung. Juga tidak ada instansi lain yang terlibat dalam kegiatan ini karena fokusnya adalah pada pemantauan awal dan pengumpulan data terkini mengenai situasi banjir.
Hasil dari peninjauan ini akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun rencana tanggapan jika kondisi banjir memburuk, termasuk penyusunan rute evakuasi yang potensial, penentuan titik kumpul masyarakat jika diperlukan, serta koordinasi dengan pihak terkait seperti pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan langkah-langkah mitigasi lebih lanjut.
“Kami akan terus memantau perkembangan kondisi banjir di wilayah Muara Kaman Ulu dan sekitarnya. Jika ada tanda-tanda bahwa genangan akan meningkat atau ada potensi kerusakan, kami siap segera mengeluarkan tim dengan peralatan yang sesuai untuk memberikan bantuan kepada masyarakat,” tambah Muhamad Riski pada akhir laporan.
Sampai berita ini dibuat, kondisi banjir di RT 07 Desa Muara Kaman Ulu masih dalam keadaan terkendali, dan masyarakat tetap berada dalam pantauan ketat dari pihak Damkarmatan serta pemerintah lokal.
(Yeni Adhayanti)

