Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi dana Bantuan Operasional Sekolah Khusus Perlengkapan (BOSKAP) tahun 2025 untuk sekolah dasar (SD) negeri dan swasta. Acara yang berlangsung di gedung serbaguna Disdikbud Kukar ini dihadiri oleh para kepala sekolah dan bendahara BOS dari seluruh wilayah Kukar, Jumat (10/10/2025).
Dalam sesi wawancara, Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan perbedaan alokasi dana antara sekolah negeri dan swasta. Pujianto mengungkapkan bahwa sekolah negeri menjadi prioritas utama karena sudah masuk dalam plot anggaran APBD murni. Sementara itu, sekolah swasta mengalami sedikit penundaan karena adanya perubahan rekening yang digunakan, sehingga harus menunggu pengesahan APBD perubahan.
“Memang ada selisih waktu, tapi secara garis besar sama. Nilainya sama, peruntukannya sama, dan penggunaannya pun sama, pelaporannya pun juga sama. Hanya yang membedakan itu di proses penganggarannya,” jelas Pujianto.
Pujianto menambahkan, setelah DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) untuk sekolah swasta disahkan, dana BOSKAP akan segera direalisasikan. Ia juga menekankan bahwa keterlambatan ini tidak akan mempengaruhi program yang telah direncanakan untuk sekolah swasta.
Di akhir wawancara, Pujianto menyampaikan pesan dan harapan kepada seluruh kepala sekolah dan bendahara BOS untuk mengelola dana BOSKAP dengan amanah dan sebaik-baiknya. Ia juga mengingatkan agar dana tersebut dimanfaatkan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan dilaporkan secara transparan.
“Ini amanah bagi kita semua. Pak Bupati sudah membuat program ini dengan sangat baik, tujuannya adalah untuk meringankan masyarakat Kukar. Mari kita kawal ini semua, teman-teman kepala sekolah sebagai pelaksana di lapangan, silakan bekerja dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Dana BOSKAP ini diharapkan dapat membantu siswa-siswi di Kukar untuk mendapatkan perlengkapan sekolah yang memadai, seperti buku, seragam, alat tulis, dan lain sebagainya. Dengan demikian, mereka dapat belajar dengan lebih nyaman dan fokus, sehingga prestasi belajar pun dapat meningkat.
Selain itu, program BOSKAP juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan adanya dana yang berputar di masyarakat, para pedagang perlengkapan sekolah dapat merasakan manfaatnya. Hal ini tentu akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar secara keseluruhan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal program BOSKAP ini. Dengan pengawasan yang ketat dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan program ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang maksimal bagi dunia pendidikan di Kukar.
Mari kita sukseskan program BOSKAP 2025 demi terwujudnya pendidikan berkualitas di Kutai Kartanegara.
(Yeni Adhayanti)

