Portalsembilan.com, BERAU – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Berau dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur dan kemajuan teknologi. Penguatan budaya literasi disebut menjadi salah satu faktor penting yang perlu mendapat perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kampung dan pedalaman.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi, menilai budaya membaca memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas SDM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurut dia, kemampuan membaca, memahami, dan menyaring informasi menjadi kebutuhan mendasar di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
“Budaya membaca harus terus diperkuat karena itu bagian penting dalam meningkatkan kualitas SDM,” kata Ichsan, Minggu (31/5/2026).
Ia mengakui Kabupaten Berau telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik dalam mendorong budaya literasi masyarakat. Namun, pemerataan akses terhadap bahan bacaan dan fasilitas literasi dinilai masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Menurut Ichsan, kondisi geografis Berau yang memiliki banyak kampung dan wilayah terpencil menyebabkan sebagian masyarakat masih mengalami keterbatasan dalam memperoleh akses buku maupun sarana membaca yang memadai.
Kondisi tersebut, lanjut dia, berpotensi memengaruhi tingkat minat baca dan kualitas pendidikan masyarakat apabila tidak segera diatasi melalui kebijakan yang tepat.
“Jangan sampai masyarakat di kampung kesulitan mendapatkan akses bacaan yang layak,” ujarnya.
Karena itu, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pendidikan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk memperluas jangkauan layanan literasi hingga ke wilayah pelosok.
Menurutnya, penguatan budaya literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari sekolah, keluarga, hingga komunitas yang bergerak di bidang pendidikan dan literasi.
Ia menegaskan kolaborasi antarpemangku kepentingan diperlukan agar minat baca masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang secara merata di seluruh wilayah Berau.
“Budaya literasi tidak bisa dibangun sendiri. Perlu kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan komunitas agar minat baca masyarakat terus tumbuh,” kata Ichsan.
DPRD Berau berharap peningkatan akses terhadap bahan bacaan dan fasilitas literasi dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah dalam menciptakan SDM yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (ADV/DPRD BERAU)

