
Portalsembilan.com, Gunungkidul – Semangat gotong royong yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan Kepyakan Gotong Royong di Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan yang melibatkan lima kalurahan, yakni Sodo, Mulusan, Karangduwet, Trowono, dan Giring itu turut dihadiri Kapolres Gunungkidul, Damus Asa, bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gunungkidul dan unsur Forkopimda.
Kehadiran Kapolres dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian kearifan lokal yang selama ini menjadi perekat kehidupan sosial masyarakat pedesaan. Tradisi kepyakan gotong royong dinilai tidak hanya menjaga budaya warisan leluhur, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kebersamaan warga dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, AKBP Damus Asa menegaskan bahwa semangat gugur gunung yang terus dipertahankan masyarakat Paliyan merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, serta aparat TNI dan Polri menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan produktif.
“Kekompakan antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kapanewon Paliyan, merupakan kunci utama pembangunan wilayah. Semangat gotong royong ini harus terus kita rawat dan lestarikan bersama,” ujar Kapolres.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat di lima kalurahan yang tetap menjaga tradisi gotong royong di tengah perkembangan zaman. Antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan tersebut dinilai mencerminkan kuatnya rasa kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan lingkungan masing-masing.
Kepyakan Gotong Royong sendiri menjadi salah satu tradisi yang masih bertahan di sejumlah wilayah Gunungkidul. Selain menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi.
Melalui kegiatan tersebut, semangat kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul.
(Yeni A.Y)

