Portalsembilan.com, BERAU — Wacana penataan tarif layanan wisata di Kabupaten Berau kembali mengemuka. Anggota DPRD Berau, Sa’ga, meminta pemerintah daerah segera menyusun regulasi mengenai batas kewajaran harga di kawasan wisata guna menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi unggulan.
Menurut Sa’ga, pengaturan tarif perlu mencakup berbagai layanan wisata, mulai dari penginapan, makanan dan minuman, hingga jasa pendukung lainnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi munculnya harga yang dinilai tidak wajar oleh wisatawan.
“Jangan sampai pengembangan pariwisata hanya menjadi slogan, sementara persoalan di lapangan tidak dibenahi,” kata Sa’ga, Minggu (24/5/2026).
Ia menilai, absennya standar harga yang jelas di sejumlah destinasi wisata berpotensi memengaruhi minat wisatawan untuk kembali berkunjung.
Padahal, sektor pariwisata menjadi salah satu andalan Kabupaten Berau, khususnya dengan keberadaan destinasi bahari seperti kawasan Kepulauan Derawan.
Sa’ga yang berasal dari daerah pemilihan kawasan Pulau Derawan mengakui bahwa tingginya harga di sejumlah destinasi wisata pesisir tidak terlepas dari faktor biaya distribusi barang dan ongkos pengiriman yang relatif mahal.
Selain itu, tarif penginapan maupun jasa wisata lainnya juga dipengaruhi kebijakan masing-masing pengelola resort dan agen perjalanan.
Kendati demikian, menurut dia, pemerintah daerah tetap perlu hadir melalui regulasi yang dapat menjadi acuan bersama dalam menentukan harga yang dianggap wajar.
“Pengusaha tetap harus mendapat keuntungan, tapi wisatawan juga perlu merasa nyaman dengan harga yang mereka bayar,” ujarnya.
Ia menambahkan, regulasi tarif wisata tidak dimaksudkan untuk membatasi ruang usaha pelaku industri pariwisata. Sebaliknya, kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus menjaga daya saing destinasi wisata Berau.
Dengan adanya pedoman tarif, persaingan usaha dinilai dapat berlangsung lebih terukur dan mengurangi potensi keluhan wisatawan terkait biaya layanan.
Sa’ga optimistis, pembenahan tata kelola sektor wisata, termasuk penataan harga, dapat memperkuat posisi Berau dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kalau pelayanan baik dan harga lebih terukur, tentu wisatawan akan merasa lebih nyaman datang ke Berau,” kata dia. (ADV/DPRD BERAU)

