Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Lapas Kelas IIA Tenggarong berlangsung khidmat dan penuh makna. Momentum keagamaan yang diikuti seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama jajaran petugas, Rabu (26/5/2026) Pagi, tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga mempererat nilai kebersamaan, spiritualitas, serta kepedulian sosial di lingkungan pemasyarakatan.
Sejak pagi, ratusan WBP dan petugas mengikuti Sholat Iduladha yang digelar di lapangan dalam Lapas. Suasana berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Kebersamaan yang terjalin dalam pelaksanaan ibadah mencerminkan semangat persaudaraan, keikhlasan, serta makna pengorbanan yang menjadi nilai utama Iduladha.
Pelaksanaan ibadah tersebut juga menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian di lingkungan Lapas Kelas IIA Tenggarong, yang bertujuan memperkuat nilai moral, karakter, dan spiritual warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban oleh panitia kurban Lapas Kelas IIA Tenggarong. Pada Iduladha tahun ini, sebanyak empat ekor sapi dan lima ekor kambing disembelih sebagai bentuk kepedulian berbagai pihak terhadap warga binaan maupun masyarakat sekitar.
Empat ekor sapi kurban berasal dari Bupati Kutai Kartanegara, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, PT Alam Jaya Pratama, serta seorang dermawan. Sementara lima ekor kambing merupakan bantuan dari Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, Kejaksaan Negeri Kutai Barat, BRI, dan salah seorang pegawai Lapas, Rendy.
Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong I Wayan Nurasta Wibawa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Menurutnya, Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Dukungan berbagai pihak ini menjadi bentuk perhatian dan kebersamaan yang sangat berarti. Semangat berbagi seperti ini diharapkan dapat terus tumbuh serta menghadirkan manfaat yang luas,” ujarnya.
Selanjutnya, daging kurban didistribusikan kepada seluruh WBP, petugas, serta masyarakat di sekitar lingkungan Lapas. Melalui momentum Iduladha tersebut, nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan semangat gotong royong diharapkan terus terjaga, sekaligus memperkuat citra pemasyarakatan yang lebih humanis dan memberi manfaat bagi masyarakat.
(Yeni A.Y)

