Portalsembilan.com, Bontang – Turnamen DPRD Cup Se-Kalimantan Timur 2026 yang digelar di Stadion Mulawarman Pupuk Kaltim, Kota Bontang, Selasa (28/4/2026), menjadi lebih dari sekadar ajang olahraga. Kompetisi antardaerah ini menjelma sebagai ruang mempererat silaturahmi, solidaritas, dan sinergi antarwilayah di Kalimantan Timur.
Sejumlah tim dari berbagai daerah ambil bagian dalam turnamen tersebut, di antaranya tim Provinsi Kalimantan Timur, Kutai Timur, Bontang, dan Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan format pertandingan padat dalam sehari, setiap tim dituntut tampil prima baik dari sisi fisik maupun strategi permainan.
Sorotan publik dalam turnamen ini tak hanya tertuju pada jalannya pertandingan, tetapi juga kehadiran sejumlah figur publik yang ikut merumput. Dari skuad Kukar, dua nama yang cukup menyita perhatian adalah H. Ahmad Yani, ST, SE, M.Si dan Abdul Rasid, S.E., M.Si.
Kehadiran keduanya dinilai memberi warna tersendiri bagi tim Kukar. Selain membawa semangat kompetitif, mereka juga merepresentasikan kedekatan antara pemimpin daerah dengan masyarakat melalui olahraga.
Partisipasi legislator dan tokoh daerah di lapangan hijau menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi media komunikasi yang efektif di luar ruang formal pemerintahan. Nilai sportivitas, kebersamaan, dan jiwa kompetitif yang sehat menjadi pesan utama yang tercermin dalam gelaran ini.
Bagi Kukar, keikutsertaan Ahmad Yani dan Abdul Rasid diyakini menjadi suntikan motivasi bagi tim. Pengalaman dan jiwa kepemimpinan yang mereka miliki dinilai mampu menjaga mental bertanding sekaligus meningkatkan soliditas permainan.
DPRD Cup Kaltim 2026 juga menjadi refleksi penting bahwa hubungan antardaerah dapat diperkuat melalui pendekatan yang inklusif dan humanis. Lapangan hijau menjadi ruang kebersamaan, tempat batas-batas administratif melebur dalam semangat persaudaraan.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan penonton, turnamen ini dinilai berpotensi menjadi agenda tahunan yang lebih besar di masa mendatang, tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana diplomasi sosial antarwilayah.
Di tengah persaingan yang ketat, DPRD Cup 2026 meninggalkan pesan bahwa kemenangan sejati bukan sekadar soal skor akhir, melainkan tentang persatuan, integritas, dan semangat kolektif untuk kemajuan bersama.
(Yeni Adhayanti)

