PortalSembilan.com, KUTAI KARTANEGARA – Sebuah rumah kayu yang telah kosong di RT 15, Desa Bukit Pariaman (Separi 1), Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mendadak menjadi lokasi penyelidikan kepolisian setelah warga menemukan jasad bayi laki-laki di dalam sebuah tas ransel, Senin (21/9/2026) sore.
Penemuan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Jasad bayi ditemukan dalam kondisi telah terbentuk utuh dan berada di dalam tas ransel yang tergantung pada dinding di bagian depan pintu kamar mandi rumah tersebut.
Rumah yang menjadi lokasi penemuan diketahui tidak sedang ditempati. Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, bangunan tersebut telah kosong sejak pertengahan September 2026. Penghuninya disebut pulang kampung ke Sulawesi sejak Selasa (15/9/2026) dan hingga saat kejadian belum kembali ke Kalimantan Timur.
Informasi mengenai keberadaan jasad bayi kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Jajaran Polsek Tenggarong Seberang bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Kutai Kartanegara untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WITA. Area rumah kemudian diperiksa dan dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi serta barang bukti yang dapat membantu proses penyelidikan.
Proses pemeriksaan berlangsung hingga sekitar pukul 21.15 WITA. Dalam penanganan perkara tersebut, petugas melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap lokasi penemuan sebelum jasad bayi dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah rangkaian pemeriksaan di lokasi selesai, jasad bayi kemudian dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Evakuasi dilakukan untuk kepentingan penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan jasad bayi tersebut berada di rumah kosong tersebut.
Identitas pihak yang diduga berkaitan dengan kejadian maupun motif di balik penemuan tersebut juga masih dalam proses penyelidikan. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Penemuan ini sekaligus membuat lokasi yang sebelumnya sepi menjadi pusat perhatian warga. Namun, proses penyelidikan tetap dilakukan dengan mengedepankan pemeriksaan berdasarkan fakta dan barang bukti yang ditemukan di lapangan.
Pihak kepolisian terus mengumpulkan informasi dari lokasi kejadian serta keterangan sejumlah pihak yang dianggap mengetahui kondisi rumah tersebut. Langkah tersebut diperlukan untuk menyusun rangkaian peristiwa secara utuh dan memastikan fakta-fakta yang diperoleh dapat mendukung proses hukum.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai identitas bayi maupun hasil pemeriksaan medis terhadap jasad tersebut. Polisi juga masih mendalami kapan dan bagaimana jasad bayi tersebut berada di dalam tas ransel yang ditemukan di lokasi.
Kasus tersebut kini berada dalam penanganan jajaran kepolisian. Perkembangan penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kronologi dan pihak-pihak yang berkaitan dengan penemuan jasad bayi tersebut.(YW)

