Presentasi Laporan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Registrasi Bandara di Hotel Fugo Samarinda, Jumat (10/07/2026).
SAMARINDA, Portalsembilan – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan standar regulasi penerbangan nasional sebelum mengoperasikan Bandara Ujoh Bilang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Mahulu yang menggelar Presentasi Laporan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Registrasi Bandara di Hotel Fugo Samarinda, Jumat (10/07/2026).
Agenda ini menjadi tahapan krusial untuk melengkapi seluruh prasyarat administrasi, teknis, dan operasional guna mendapatkan sertifikasi serta nomor register resmi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.
Dalam pengarahannya, Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menekankan bahwa penyusunan dokumen registrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jaminan keselamatan dan kelayakan operasional bandara udara di wilayah perbatasan.
“Saya menginstruksikan kepada tim penyusun agar setiap kajian disusun secara objektif, komprehensif, berbasis data yang akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga menghasilkan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan serta menjadi dasar yang kuat menuju operasional Bandara Ujoh Bilang,” tegas Bupati Angela.
Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur penerbangan tidak hanya diukur dari fisik bangunan semata, tetapi juga dari ketaatan terhadap seluruh regulasi administrasi dan teknis yang berlaku.
“Keberhasilan pembangunan bandara tidak hanya ditentukan oleh tersedianya infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kelengkapan dokumen dan terpenuhinya seluruh persyaratan administrasi, teknis, serta operasional. Penyusunan dokumen ini harus cermat dan tepat waktu,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa Dishub menggandeng tim ahli dan akademisi berpengalaman guna menyusun dokumen legalitas tersebut secara profesional.
“Melalui forum ini kami sangat mengharapkan sinergi, kolaborasi, serta masukan dari seluruh peserta dan pemangku kepentingan agar proses penyusunan dokumen dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memenuhi seluruh standar teknis maupun administrasi,” pukas Fransiskus.
Melalui penyiapan dokumen yang matang ini, Pemkab Mahulu membuktikan kesiapannya dalam menghadirkan moda transportasi udara yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat. (ADV/Mahakam Ulu)

