Portalsembilan.com, BERAU — Rencana program Sekolah Rakyat di Kabupaten Berau dinilai perlu segera direalisasikan agar masyarakat kurang mampu memperoleh akses pendidikan yang lebih layak. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau meminta pemerintah daerah tidak membiarkan program tersebut berhenti sebatas wacana.
Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, mengatakan Sekolah Rakyat harus hadir sebagai solusi bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang selama ini menghadapi keterbatasan biaya pendidikan maupun fasilitas belajar.
“Program ini harus berjalan nyata, jangan hanya menjadi rencana di atas kertas,” kata Thamrin, Rabu (20/5/2026).
Menurut dia, keberadaan Sekolah Rakyat tidak semata soal pembangunan fasilitas pendidikan baru, melainkan upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat miskin untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
Ia menilai masih banyak keluarga di sejumlah wilayah di Berau yang mengalami keterbatasan ekonomi sehingga membutuhkan dukungan pemerintah untuk memastikan anak-anak mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan akses pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Thamrin menambahkan, tantangan utama dalam merealisasikan program tersebut saat ini adalah keterbatasan anggaran daerah. Meski demikian, DPRD meminta pemerintah kabupaten tetap memasukkan Sekolah Rakyat ke dalam agenda prioritas pembangunan.
Menurut dia, apabila pelaksanaan program belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, pemerintah setidaknya perlu memastikan program itu masuk dalam prioritas penganggaran pada tahun berikutnya.
“Kalau memang belum bisa direalisasikan sekarang, harus dipastikan menjadi prioritas ke depan,” katanya.
DPRD berharap kehadiran Sekolah Rakyat nantinya dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan mereka yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan sarana pendidikan. (ADV/DPRD BERAU)

