Portalsembilan.com, BERAU — Berbagai persoalan yang terjadi di RSUD Abdul Rivai kembali menjadi perhatian DPRD Berau. Mulai dari kekosongan obat, utang rumah sakit, hingga gangguan pelayanan dinilai sebagai indikasi perlunya pembenahan tata kelola rumah sakit daerah tersebut secara menyeluruh.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, mengatakan persoalan yang terus berulang di rumah sakit rujukan utama di Berau itu tidak dapat dipandang sekadar persoalan teknis.
“Kalau masalah terus berulang seperti ini, tentu harus ada evaluasi serius terhadap manajemen,” ujar Waris, Kamis (21/5/2026).
Menurut dia, DPRD sebelumnya telah menyampaikan sejumlah rekomendasi perbaikan kepada pihak rumah sakit maupun pemerintah daerah. Namun, hingga kini hasil pembenahan dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
“Catatan perbaikan sudah kami sampaikan, tetapi hasilnya belum maksimal. Ini yang menjadi perhatian kami,” katanya.
Waris menilai evaluasi yang dilakukan tidak cukup hanya terbatas pada aspek administratif. Apabila diperlukan, kata dia, langkah pembenahan juga perlu menyentuh struktur manajemen demi memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu.
“Kalau memang perlu dilakukan perombakan, itu demi pelayanan masyarakat juga,” ujarnya.
Selain persoalan pelayanan, DPRD juga menyoroti penggunaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di rumah sakit tersebut. Menurut Waris, pemanfaatan anggaran perlu dievaluasi kembali agar tidak terlalu berfokus pada pembangunan fisik, sementara kebutuhan layanan kesehatan dan operasional rumah sakit justru terdampak.
“Dana pelayanan seharusnya benar-benar difokuskan untuk mendukung operasional dan kebutuhan pasien,” kata dia.
Ia menambahkan, persoalan di RSUD Abdul Rivai tidak hanya dipengaruhi oleh penurunan pendapatan rumah sakit, tetapi juga pengeluaran yang dinilai belum terkendali. Kondisi itu, menurut DPRD, mulai berdampak terhadap kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
“Kami melihat pelayanan mulai terdampak dan itu tidak boleh terus terjadi,” tutur Waris. (ADV/DPRD BERAU)

