Portalsembilan.com, Jakarta – PDI Perjuangan resmi meluncurkan ajang nasional Fatmawati Trophy 2026 dalam rangka memperingati 103 tahun kelahiran Ibu Bangsa, Fatmawati Soekarno. Kompetisi desain kebaya dan kerudung ini menjadi wadah bagi para desainer muda dan pelaku jenama lokal untuk menampilkan karya yang memadukan nilai budaya dengan inovasi modern.
Mengangkat tema “Warisan Budaya & Inovasi”, kompetisi tersebut diharapkan melahirkan karya-karya busana yang tidak hanya menghormati warisan sejarah, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan tren fashion masa kini.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mengajak generasi muda di Benua Etam memanfaatkan kesempatan itu untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional.
“Ini saatnya anak-anak muda di Kalimantan Timur unjuk gigi. Mari hadirkan karya kreatif sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa Ibu Bangsa,” ujarnya.
Menurut Ananda, Kalimantan Timur memiliki potensi besar di bidang kreativitas, termasuk desain fesyen. Ia berharap desainer muda daerah dapat mengangkat corak dan wastra khas Kaltim dalam rancangan kebaya maupun kerudung yang inovatif.
Pendaftaran dan pengumpulan karya tingkat provinsi dibuka pada 18 Mei – 10 Juni 2026, dilanjutkan penjurian regional pada 27 – 30 Juni 2026, serta penjurian tingkat pusat pada 17 – 25 Juli 2026.
Peserta dapat mendaftar melalui situs resmi [www.fatmawatitrophy.id](https://www.fatmawatitrophy.id) Fatmawati Trophy dengan melengkapi persyaratan, termasuk surat rekomendasi dari DPC PDI Perjuangan sesuai domisili masing-masing.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan di Kalimantan Timur, peserta dapat menghubungi narahubung panitia atas nama Irawati di nomor 0821-5159-9965 atau melalui QR code yang tersedia pada pamflet resmi.
Melalui ajang ini, talenta muda Kaltim diharapkan tak hanya mampu bersaing secara nasional, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya daerah lewat karya fesyen yang bernilai dan berkarakter.
(Yeni Adhayanti)

