Portalsembilan.com, BERAU — Lemahnya jaringan komunikasi di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Berau menjadi sorotan kalangan legislatif. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan sekaligus menghambat pengembangan sektor pariwisata daerah.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, mengatakan kebutuhan akses internet dan jaringan komunikasi kini menjadi bagian penting dalam industri pariwisata modern.
Menurut dia, wisatawan saat ini tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga membutuhkan konektivitas yang memadai selama berada di lokasi wisata.
“Di era digital sekarang, kebutuhan konektivitas bukan lagi pelengkap, tapi bagian dari pengalaman wisata,” kata Gideon, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, akses komunikasi dibutuhkan wisatawan untuk berbagai keperluan, mulai dari navigasi perjalanan, transaksi digital, hingga membagikan pengalaman wisata melalui media sosial.
Karena itu, ia meminta persoalan keterbatasan sinyal di sejumlah kawasan wisata segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Jangan sampai potensi wisata yang besar justru terhambat karena persoalan sinyal. Ini harus segera dibenahi,” ujarnya.
Gideon juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dengan penyedia layanan telekomunikasi guna memperluas jangkauan jaringan, terutama pada destinasi wisata yang menjadi tujuan favorit pengunjung.
Menurutnya, penguatan infrastruktur digital tidak hanya berdampak pada kenyamanan wisatawan, tetapi juga mendukung pelaku usaha lokal yang kini semakin bergantung pada platform digital dalam menjalankan usaha mereka.
Ia berharap pengembangan infrastruktur telekomunikasi dapat berjalan seiring dengan upaya peningkatan sektor pariwisata di Berau.
“Dengan dukungan jaringan komunikasi yang baik, sektor pariwisata kita bisa berkembang lebih optimal dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi wisatawan,” tuturnya. (ADV/DPRD BERAU)

