Portalsembilan.com, BERAU — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal melalui pengembangan produk khas di tingkat kampung.
Upaya ini dinilai strategis, terutama di wilayah dengan tingkat kunjungan wisata tinggi seperti Pulau Maratua, yang selama ini menjadi salah satu destinasi unggulan di Berau.
Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong, mengatakan bahwa pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah dilaksanakan pemerintah daerah menunjukkan dampak positif bagi masyarakat.
“Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mencari oleh-oleh khas daerah. Ini peluang yang harus dimanfaatkan,” ucap Rudi. (Senin,04/5/2026)
Menurut dia, kawasan seperti Maratua memiliki potensi besar untuk berkembang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat produksi unggulan berbasis masyarakat.
Rudi menambahkan, pengembangan UMKM tidak seharusnya terpusat pada satu wilayah saja. Ia menilai masih banyak kampung di Berau yang belum memiliki produk khas dan membutuhkan perhatian serta pendampingan dari pemerintah.
“Kalau setiap kampung memiliki produk unggulan, maka ekonomi lokal akan bergerak. Ini juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” katanya.
Selain pelatihan, Rudi menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan, khususnya dalam aspek pemasaran dan pengelolaan usaha. Hal ini dinilai penting agar produk yang dihasilkan tidak berhenti pada tahap produksi semata.
“Yang terpenting adalah keberlanjutan. Produk yang dibuat harus mampu dipasarkan dan menjadi sumber penghasilan tetap bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, pengembangan produk lokal berbasis kampung dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. (ADV/DPRD BERAU)

