Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Koperasi Pengayoman yang beroperasi di lingkungan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong mengukuhkan komitmennya sebagai wadah pemberdayaan ekonomi dan penguatan solidaritas dengan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun 2025 pada Rabu (14/01/2026) di Aula LPKA Tenggarong. Acara yang menjadi tonggak penting dalam perkembangan koperasi ini tidak hanya menutup buku keuangan tahun 2025 dengan hasil yang memuaskan, tetapi juga melahirkan kepemimpinan baru yang siap membawa koperasi menuju era yang lebih adaptif dan inovatif.
Kehadiran Kepala LPKA Kelas II Tenggarong Zulhendri, jajaran pejabat struktural, seluruh anggota Koperasi Pengayoman, serta perwakilan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kutai Kartanegara yang dipimpin oleh Abdul Sani menjadi bukti bahwa perkembangan Koperasi Pengayoman mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak terkait. Kehadiran tim pendamping dari dinas juga menunjukkan bahwa pelaksanaan setiap aktivitas koperasi selalu dijamin sesuai dengan standar dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
Abdul Sani dalam sambutannya menekankan bahwa RAT merupakan pijakan utama yang menjamin keberlangsungan sebuah koperasi dengan prinsip demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas. Menurutnya, setiap anggota memiliki hak yang sama untuk turut serta dalam pengambilan keputusan strategis, yang menjadi esensi dari gerakan koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat.
“Koperasi yang sehat adalah koperasi yang mampu menjalankan RAT secara rutin dan tepat waktu, dengan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anggota untuk menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini tidak hanya menjaga kepercayaan anggota, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil selalu berorientasi pada kepentingan bersama,” jelas Abdul Sani.
Proses RAT yang berjalan lancar dimulai dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus oleh Titik Setiowati, yang selama periode sebelumnya telah berhasil membawa Koperasi Pengayoman mengalami perkembangan yang signifikan. Laporan tersebut mencatat pertumbuhan jumlah anggota sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya, peningkatan volume transaksi usaha sebesar 22%, serta pengelolaan keuangan yang sehat dengan rasio likuiditas yang memenuhi standar. Selain itu, laporan juga memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, seperti pelatihan manajemen keuangan pribadi dan pembagian hasil usaha yang merata.
Selanjutnya, laporan pertanggungjawaban pengawasan yang disampaikan oleh Artop Matana memberikan jaminan bahwa seluruh kegiatan koperasi berjalan sesuai dengan prinsip dan aturan yang berlaku. Laporan pengawasan yang komprehensif ini juga menyertakan rekomendasi konkret untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan manfaat koperasi kepada anggota.
Momen paling penting dalam RAT tahun ini adalah proses pemilihan Ketua Koperasi Pengayoman periode 2026–2028, yang berjalan dengan sangat demokratis dan transparan. Setelah melalui tahap sosialisasi profil calon pengurus dan diskusi terbuka, proses pemungutan suara yang diawasi langsung oleh tim dari Dinas Koperasi dan UMKM Kukar menghasilkan hasil yang memuaskan, dengan Risdianto yang memiliki pengalaman luas dalam manajemen dan kepegawaian terpilih dengan suara mayoritas.
Setelah resmi dilantik, Risdianto menyampaikan visi dan misinya untuk mengembangkan Koperasi Pengayoman menjadi lembaga ekonomi yang lebih kuat dan adaptif. Ia mengungkapkan rencana untuk mengembangkan produk unggulan koperasi yang dapat bersaing di pasar lokal, memperluas jaringan kerja sama dengan koperasi lain serta pelaku usaha mikro kecil menengah di sekitar wilayah LPKA, dan meningkatkan program pemberdayaan anggota melalui pelatihan keterampilan usaha dan akses pembiayaan yang lebih mudah.
“Kami berkomitmen untuk membawa Koperasi Pengayoman menjadi lebih dekat dengan anggota, dengan menyediakan layanan yang lebih responsif dan program yang lebih relevan dengan kebutuhan ekonomi mereka. Selain itu, kami juga akan fokus pada pengembangan inovasi dalam pengelolaan usaha, seperti penerapan sistem informasi manajemen koperasi yang modern dan pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran,” ujar Risdianto dengan penuh semangat.
Kepala LPKA Tenggarong Zulhendri memberikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi seluruh pengurus dan anggota Koperasi Pengayoman. Menurutnya, peran koperasi di lingkungan LPKA sangat strategis, karena tidak hanya berperan sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk karakter positif dan nilai-nilai ekonomi yang baik bagi seluruh komponen di lingkungan LPKA.
“Koperasi Pengayoman telah membuktikan dirinya sebagai wadah yang efektif untuk pemberdayaan ekonomi dan penguatan solidaritas. Dengan kepemimpinan yang baru, kami yakin koperasi ini akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggota, sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah,” pungkas Zulhendri.
Dengan terlaksananya RAT Tahun 2025 secara sukses, Koperasi Pengayoman LPKA Tenggarong siap memasuki periode baru dengan semangat yang tinggi. Koperasi ini tidak hanya berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja usaha, tetapi juga untuk menjadi contoh nyata bagaimana gerakan koperasi dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian berbasis nilai-nilai kebersamaan.
(Yeni Adhayanti)

