Portalsembilan.com, BERAU – Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, meminta pemerintah daerah menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di kawasan permukiman padat penduduk. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya antisipasi meningkatnya risiko kebakaran di tengah cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Berau.
Menurut Thamrin, keberadaan APAR dapat menjadi penanganan awal ketika kebakaran mulai terjadi, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Ia menilai kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi memiliki kerentanan lebih besar terhadap penyebaran api.
“Permukiman yang padat sangat rawan. Kalau api terlambat ditangani, penyebarannya bisa sangat cepat,” ujar Thamrin. Sabtu (16/5/2026).
Ia menjelaskan, penyediaan APAR sebaiknya diprioritaskan pada titik-titik strategis yang mudah dijangkau masyarakat, terutama di wilayah dengan potensi kebakaran cukup tinggi. Dengan akses yang mudah, warga diharapkan dapat melakukan tindakan cepat untuk meminimalkan dampak kebakaran.
Selain penyediaan fasilitas, Thamrin juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai cara penggunaan APAR.
Menurut dia, ketersediaan alat pemadam tidak akan maksimal apabila warga tidak memahami prosedur pengoperasiannya saat situasi darurat terjadi.
“Jangan sampai alatnya tersedia, tapi masyarakat bingung menggunakannya ketika kebakaran terjadi,” katanya.
Thamrin menilai penanggulangan kebakaran tidak dapat sepenuhnya bergantung pada petugas pemadam kebakaran. Partisipasi aktif masyarakat, kata dia, menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran, terutama di lingkungan padat penduduk.
“Kesadaran warga juga penting dalam meminimalkan dampak kebakaran,” ucapnya.
Lebih lanjut, DPRD Berau juga mendorong pemerintah daerah melakukan pemeriksaan berkala terhadap fasilitas penanggulangan kebakaran yang telah tersedia. Langkah itu dinilai penting agar seluruh peralatan tetap dalam kondisi layak pakai dan siap digunakan sewaktu-waktu.
“Kita berharap risiko kebakaran selama musim kemarau bisa ditekan,” pungkasnya. (ADV/DPRD BERAU)

