Screenshot
Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Pameran Kearsipan Tahun 2026 yang dirangkai dengan pemberian penghargaan hasil pengawasan kearsipan internal Tahun 2025, Kamis-Jumat (9-10/4/2026).
Kepala Diarpus Kukar, H. M. Rida Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta berbasis data dan bukti autentik.
Berdasarkan hasil pengawasan terhadap 59 perangkat daerah, kualitas pengelolaan arsip di lingkungan Pemkab Kukar secara umum mengalami peningkatan signifikan. Sejumlah perangkat daerah bahkan berhasil meraih kategori sangat memuaskan, di antaranya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, RSUD A.M. Parikesit, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika.
“Arsip tidak lagi sekadar administrasi, tetapi menjadi sistem penting dalam mendukung perencanaan, pengambilan kebijakan, serta pertanggungjawaban publik,” ujar Rida.
Meski demikian, masih terdapat beberapa perangkat daerah dengan kategori baik dan cukup, yang menjadi perhatian untuk pembinaan lebih lanjut.
Dalam kesempatan tersebut, Diarpus juga menghadirkan Pameran Kearsipan 2026 bertema “Jejak Sejarah dan Perkembangan Kabupaten Kutai Kartanegara.” Pameran ini menampilkan arsip tekstual dan non-tekstual dari berbagai era, mulai masa kesultanan, kolonial, pembentukan daerah, hingga pembangunan modern.
Pameran dibagi dalam sejumlah zona, termasuk sejarah kerajaan, era kolonial, otonomi daerah, pembangunan modern, serta digitalisasi arsip dan audio visual. Melalui pameran ini, masyarakat diajak memahami pentingnya arsip sebagai sumber pembelajaran dan penguat identitas daerah.
“Arsip bukan hanya milik masa lalu, tetapi merupakan jembatan menuju masa depan,” tegasnya.
Ke depan, Diarpus Kukar akan terus mendorong percepatan digitalisasi arsip, penguatan SDM kearsipan, serta integrasi sistem dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada perangkat daerah berprestasi sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan pemerintahan.
(Yeni Adhayanti)

