Screenshot
- Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Museum Mulawarman terus menegaskan posisinya sebagai ikon wisata sejarah dan budaya di Kalimantan Timur. Berdiri megah di jantung Kota Raja, bangunan yang dulunya merupakan keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura berlokasi di Jl. Pangeran Diponegoro No. 26, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, kini berfungsi sebagai pusat pelestarian warisan peradaban Nusantara.
Ribuan koleksi tersimpan rapi di dalam ruang pamer, mencakup peninggalan dari masa prasejarah, Hindu-Buddha, hingga era Kesultanan Islam. Di antaranya singgasana berlapis emas, replika prasasti Yupa, patung Lembuswana, hingga koleksi keramik kuno asal Tiongkok yang memperkaya nilai historis museum.
Selain itu, berbagai benda pusaka seperti keris, perhiasan emas, serta perlengkapan upacara adat berbahan perak dan kuningan turut menjadi daya tarik utama. Penataan etalase kaca dengan pencahayaan yang presisi mempertegas detail setiap artefak, menghadirkan pengalaman visual yang edukatif bagi pengunjung.
Nuansa ruang pamer yang didominasi warna merah menciptakan kesan agung dan berwibawa, mencerminkan keberanian serta martabat Kesultanan Kutai di masa lampau.
Salah satu pengunjung asal Penajam Paser Utara, Rina, mengaku terkesan dengan koleksi yang ditampilkan.
“Melihat benda-benda ini seperti membawa kita kembali ke masa lalu. Peradaban Kutai ternyata sangat maju,” ujarnya.
Tak sekadar destinasi wisata, Museum Mulawarman juga berperan sebagai pusat literasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memahami dan melestarikan identitas budaya daerah.
Dengan keaslian arsitektur dan kekayaan koleksi yang dimiliki, Museum Mulawarman menjadi representasi nyata kejayaan Kutai sekaligus jembatan pengetahuan antara masa lalu dan masa kini.
(Yeni Adhayanti)

