Foto: Prokopim Mahulu
BANJARBARU, Portalsembilan – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) memantapkan langkah dalam mengawal proyek strategis nasional di sektor agraris. Mewakili Bupati Angela Idang Belawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Kerja dan Komitmen Dukungan Kegiatan Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 Wilayah Kalimantan di Hotel Grand Maya, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (06/06/2026).
Pertemuan regional yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia ini merupakan akselerasi lanjutan dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Kontrak Konstruksi yang sebelumnya telah diteken langsung oleh Bupati Angela Idang Belawan bersama pihak kementerian di Depok, Jawa Barat, pada 13 Mei 2026 lalu.
Dalam forum rakor tersebut, Sekda Mahulu melakukan prosesi penandatanganan dokumen komitmen dukungan pemerintah daerah bersama Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Dr. Ir. Hermanto, MP. Penandatanganan ini menandai kesiapan Mahulu bertindak sebagai pelaksana sekaligus pengawas utama proyek di lapangan.
Stephanus Madang menggarisbawahi bahwa intervensi dan kehadiran aktif pemda menjadi jaminan mutlak agar proyek berskala besar ini tidak mangkrak, mulai dari pembukaan lahan awal hingga fase konstruksi irigasi selesai.
“Program cetak sawah ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pelaksanaan program agar berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Sekda, letak geografis Mahulu menyimpan potensi hamparan lahan subur yang sangat potensial dikonversi menjadi lumbung padi baru guna menyokong swasembada pangan nasional. Keberhasilan program ini bertumpu pada kolaborasi kokoh antara pusat, daerah, kontraktor, dan para petani lokal.
Dukungan penuh yang disodorkan Pemkab Mahulu juga bertujuan memastikan bahwa investasi sektor pertanian ini mematuhi koridor hukum dan memberikan dampak instan pada isi dompet masyarakat setempat.
“Komitmen yang kita tandatangani hari ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal program strategis nasional, khususnya di sektor pertanian. Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Stephanus Madang.
Melalui komitmen ini, Mahulu menegaskan posisinya yang tegak lurus mendukung program prioritas nasional demi menciptakan kemandirian pangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di wilayah hulu Kalimantan Timur.
Guna memastikan pengamanan dan teknis pelaksanaan di lapangan berjalan kondusif, Sekda didampingi langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mahulu Engelbertus Ibrahim, S.E., M.Si., serta Dandim 0912/Kutai Barat, Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han. (adv/Mahakam Ulu)

