UJOH BILANG, Portalsembilan – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) terus berupaya menghidupkan tradisi kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemkab Mahulu menggerakkan aksi gotong royong massal bertajuk Aksi ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Kegiatan kebersihan lingkungan ini dipusatkan dengan titik kumpul di area Gereja Santo Petrus, Ujoh Bilang, pada Jumat (10/07/2026).
Agenda ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga perbatasan.
Aksi bersih-bersih diawali dengan apel gabungan yang dipimpin oleh Kepala Satpol PP Mahulu, Kresensius Charles, S.Pd., M.A.P. Dalam arahannya, ia memuji soliditas seluruh elemen yang rela meluangkan waktu demi kebersihan lingkungan.
“Kehadiran seluruh peserta mencerminkan semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang masih terjaga dengan sangat baik di Mahulu,” ungkap Kresensius Charles.
Bergerak dari titik awal, para peserta menyisir kawasan permukiman di RT 3, RT 5, dan RT 7. Rute pembersihan juga mencakup area sekitar Rumah Jabatan Bupati, kawasan pelabuhan, hingga berakhir di depan masjid.
Pembagian titik kerja dikoordinasikan langsung oleh personel Satpol PP agar pergerakan massa menjadi lebih efektif.
Pemerintah daerah menekankan bahwa menjaga kebersihan merupakan bentuk disiplin sekaligus benteng pertahanan kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bebas sampah dinilai efektif mencegah penularan penyakit dan menekan risiko bencana.
Kasatpol PP juga berpesan agar kesadaran menjaga lingkungan ini tertanam kuat dalam aktivitas sehari-hari di semua sektor.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial, melainkan harus terus diterapkan di lingkungan rumah, kantor, maupun fasilitas umum,” harapnya.
Untuk diketahui, Gotong Royong Aksi ASRI ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI. Program ini juga merujuk pada arahan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban program nasional, seluruh jalannya kegiatan didokumentasikan untuk dilaporkan langsung ke Pemerintah Pusat.
Aksi lingkungan ini berjalan sukses berkat kolaborasi erat antara perwakilan TNI-Polri, ASN, personel Satpol PP, serta masyarakat setempat yang saling bahu-membahu. (ADV/Mahakam Ulu)

