Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kutai Kartanegara memperkuat langkah pengembangan ekonomi daerah melalui kerja sama strategis dengan PT Tunggang Parangan, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kesepahaman tersebut diwujudkan melalui penandatanganan pra-nota kerja sama antara Pj Ketua Kadin Kukar Dedi Sudarya dan Direktur PT Tunggang Parangan Awang Muhammad Lutfi. Kerja sama itu diarahkan untuk mengoptimalkan potensi usaha daerah sekaligus memperkuat ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Dedi Sudarya menilai kolaborasi antarlembaga usaha menjadi langkah realistis di tengah tantangan kondisi fiskal daerah saat ini. Menurutnya, Kadin memiliki peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong iklim usaha yang kompetitif serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Ruang lingkup kerja sama meliputi identifikasi potensi bisnis pada sejumlah sektor strategis, di antaranya logistik maritim, pertanian non-ekstraktif, pariwisata hingga hilirisasi industri. Selain itu, kedua pihak juga sepakat memperluas akses pasar, membuka peluang investasi, serta memfasilitasi pengembangan dunia usaha bagi anggota Kadin Kukar.
“Tujuan akhirnya bagaimana upaya ini bisa berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kukar,” kata Dedi.
Di tengah mencuatnya isu evaluasi jajaran direksi PT Tunggang Parangan, Dedi menegaskan pihaknya memilih fokus pada penguatan sektor usaha. Menurutnya, dinamika internal perusahaan merupakan kewenangan pemerintah daerah sebagai pemegang saham, sementara dunia usaha harus tetap bergerak dan menghadirkan solusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita harus tetap menjadi petarung. Di tengah dinamika apa pun, yang terpenting ekonomi daerah tumbuh dan masyarakat mendapat peluang kerja,” ujarnya.
(Yeni Adhayanti)

