Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – PT Rea Kaltim Plantations kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penyerahan simbolis enam unit kendaraan roda empat dalam rangka implementasi Program Kegiatan Usaha Produktif. Kegiatan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (11/2/2026), dan diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Kembang Janggut dan Long Beleh Modang.
Program ini menjadi bagian dari skema kemitraan alternatif yang dirancang untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh manfaat ekonomi setara plasma, khususnya di wilayah dengan keterbatasan lahan. Kendaraan tersebut akan dirental oleh perusahaan, dengan hasilnya disalurkan melalui koperasi sebagai wadah resmi penerima manfaat.
Group Chief Sustainability Officer PT Rea Kaltim Plantations, Bremen Yong, menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan usaha sekaligus melindungi hak-hak masyarakat.
“Hari ini merupakan bagian dari konsistensi komitmen perusahaan untuk memastikan hak masyarakat tetap terpenuhi. Kami ingin memastikan dari sisi penghidupan (livelihood), masyarakat di sekitar wilayah operasional tetap terjaga dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, prinsip keberlanjutan perusahaan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada pertumbuhan desa-desa sekitar.
“Kalau perusahaan ingin berkembang, maka masyarakat dan desa di sekitarnya juga harus berkembang bersama,” tegas Bremen.
Ia menjelaskan, program usaha produktif tersebut selaras dengan kebijakan hilirisasi dan penguatan ekonomi lokal. Skema ini membuka peluang kemitraan dalam berbagai bentuk usaha produktif, tidak semata bergantung pada ketersediaan lahan.
“Program ini membantu desa dalam pengembangan ekonomi. Jadi bukan hanya berbasis lahan, tetapi juga melalui pola kemitraan lain yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.
Penyerahan enam unit kendaraan ini merupakan tahap awal implementasi di Kecamatan Kembang Janggut. Ke depan, perusahaan membuka peluang pengembangan skema serupa di wilayah lain yang membutuhkan alternatif pemenuhan kewajiban plasma.
Melalui pendekatan tersebut, PT Rea Kaltim berharap kemitraan antara perusahaan dan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan, transparan, serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi desa-desa sekitar wilayah operasional.
(Yeni Adhayanti)

