Portalsembilan.com, Muara wis – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Pos Sektor Kecamatan Kota Bangun menunjukkan respons cepat dalam penanganan peristiwa kebakaran yang terjadi di RT 01 Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Selasa (18/2/2026).
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 15.15 Wita. Tim segera bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.00 Wita untuk melakukan upaya pemadaman serta pencegahan agar api tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Berdasarkan data di lapangan, kebakaran menghanguskan sedikitnya lima unit rumah warga. Selain itu, dua rumah lainnya turut terdampak akibat paparan panas dan rambatan api. Petugas langsung melakukan langkah taktis dengan menggelar peralatan pemadaman guna mengendalikan kobaran api yang cukup besar.
Dalam operasi tersebut, Damkarmatan Pos sektor Kota bangun mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis APV, didukung mesin pompa Tohatsu dan mesin pompa Yamamoto untuk memastikan suplai air tetap optimal selama proses pemadaman berlangsung.
Sebanyak delapan personel diterjunkan dalam penanganan kejadian ini, yakni Abdullah, Zainal Muttaqin, Hendra, Hendri Saputra, Mujri, Mahyudinur, M. Naufal Herizon, dan M. Daniel. Para personel bekerja secara terkoordinasi di bawah komando lapangan guna mempercepat proses pengendalian api sekaligus meminimalkan risiko lanjutan.
Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan dedikasi tim yang bertugas di lapangan. Ia menilai kecepatan respons menjadi faktor penting dalam upaya menekan dampak kerugian akibat kebakaran.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan kekompakan tim di Pos Sektor Kota Bangun yang sigap bergerak begitu menerima laporan. Ini adalah bentuk komitmen Damkarmatan Kukar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’ ujar Fida.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing, khususnya dalam upaya pencegahan kebakaran sejak dini.
“Peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap daerah, wilayah, desa, maupun kampung kita sendiri dan tidak bersikap apatis. Kecamatan Muara Wis hingga saat ini belum pernah menggubris atau membentuk serta menyiapkan personel untuk dijadikan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Padahal keberadaan Redkar sangat penting sebagai garda terdepan penanganan awal sebelum tim tiba di lokasi,” tegasnya.
Menurutnya, pembentukan Redkar di tingkat desa atau kecamatan merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko kebakaran berbasis masyarakat. Dengan adanya relawan terlatih, respons awal dapat dilakukan lebih cepat sehingga potensi kerugian dapat ditekan.
Sementara itu, Kepala Pos Sektor Kota Bangun, Abdi Ratama, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi pemadaman tersebut. Ia menegaskan bahwa profesionalisme dan kerja sama tim menjadi kunci keberhasilan dalam mengendalikan api.
“Kami bangga atas dedikasi anggota di lapangan yang bekerja maksimal dalam situasi penuh risiko. Semangat kebersamaan dan tanggung jawab menjadi modal utama kami dalam setiap penanganan kejadian,” ungkap Abdi.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi sumber api di lingkungan rumah, termasuk instalasi listrik, penggunaan kompor, maupun aktivitas pembakaran terbuka yang berisiko memicu kebakaran.
Damkarmatan Kukar terus berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana di setiap sektor wilayah. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, serta partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman kebakaran.
Peristiwa di Muara Wis ini kembali menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kepedulian bersama merupakan fondasi penting dalam menjaga keselamatan lingkungan tempat tinggal.
(Yeni Adhayanti)

