Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berlokasi di Jalan Aji Pangeran Mangkunegoro No. 03 Kelurahan Timbau Kecamatan Tenggarong, Kamis (22/01/2026) menjadi lokasi untuk kegiatan sharing knowledge yang diselenggarakan oleh PT Sentama Prima Karsa. Kegiatan yang merupakan kunjungan ketiga dari perusahaan tersebut ke wilayah Kaltim dan yang kedua kalinya dilakukan secara khusus untuk Damkarmatan Kukar ini menghadirkan materi penting tentang prosedur penyelamatan di ruang terbatas (confined space rescue procedure), sistem deteksi gas (gas detection system), serta sistem perlindungan pernapasan (respiratory protection system) dengan kombinasi sesi teori selama setengah hari di pagi dan dilanjutkan dengan sesi praktikal di lapangan untuk menerapkan ilmu yang telah diberikan.
Armand Udiana, Produk Spesialis di KTS PT Sentama Prima Karsa, dalam sambutannya menjelaskan bahwa perusahaan yang beralamat di Balikpapan (Kecamatan Sepinggan) dengan kantor pusat di Jakarta (Kecamatan Cideng) telah lama bergerak di bidang distributor alat-alat rescue dan safety, namun tidak hanya fokus pada penjualan produk saja.
“Kami melihat tanggung jawab moral yang harus kami emban sebagai perusahaan yang menyediakan alat-alat untuk pekerjaan berisiko tinggi. Bukan hanya asal menjual barang, tetapi kami harus memastikan bahwa setiap pengguna alat memiliki pengetahuan yang cukup tentang cara penggunaan yang benar dan risiko yang mungkin terjadi,” ujar Armand dalam sesi pembukaan kegiatan.
Menurut Armand, kegiatan sharing knowledge kali ini merupakan kelanjutan dari kunjungan pertama yang dilakukan beberapa waktu lalu dengan materi tentang kebakaran Kendaraan Listrik (EV) dan penggunaan fire blanket khusus untuk EV. Kali ini, materi difokuskan pada penyelamatan di ruang terbatas sebuah jenis pekerjaan penyelamatan yang memiliki risiko tinggi karena bahaya yang tidak selalu terlihat oleh mata telanjang.
“Ketika berbicara tentang ruang terbatas seperti sumur, selokan, atau ruang mesin yang sempit, kita tidak dapat mendeteksi kadar oksigen yang ada di dalamnya, apakah terdapat gas beracun atau tidak, kecuali dengan menggunakan alat yang sesuai standar. Inilah mengapa pengetahuan tentang identifikasi bahaya, peralatan yang dibutuhkan, dan prosedur kerja yang benar menjadi sangat penting,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Armand juga memberikan tips penting bagi masyarakat umum terkait dengan kejadian yang mungkin melibatkan ruang terbatas.
“Bila menemukan seseorang yang tidak sadarkan diri di dalam sumur atau ruang terbatas, jangan langsung mengambil inisiatif untuk turun dan menolong. Kita tidak tahu apa saja bahaya yang ada di dalamnya, yang bisa menyebabkan kita juga mengalami masalah yang sama. Lebih baik segera meminta bantuan dari petugas profesional seperti Damkarmatan, karena memanggil bantuan juga merupakan bentuk pertolongan yang sangat berarti,” imbuhnya.
Harapan utama dari kegiatan ini, kata Armand, adalah agar setiap tim penyelamat dapat bekerja dengan lebih aman dan selamat.
“Seorang penyelamat bekerja saat sistem gagal, sehingga mereka harus memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan yang memadai. Dengan pengetahuan yang bertambah, diharapkan mereka dapat merespons setiap kejadian dengan lebih baik, berangkat untuk tugas dengan aman, dan pulang kembali dengan selamat bersama rekan-rekannya,” ujarnya dengan penuh semangat. Ia juga menambahkan bahwa perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk terus memberikan dukungan dan pembekalan pengetahuan kepada Damkarmatan Kukar maupun masyarakat luas jika diperlukan, sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga keselamatan seluruh lapisan masyarakat.
Setelah sesi teori selesai, tim dari PT Sentama Prima Karsa langsung membimbing sesi praktikal di area lapangan yang telah disiapkan oleh Damkarmatan Kukar. Para peserta yang terdiri dari anggota tim rescue Damkarmatan Kukar mendapatkan pembekalan langsung tentang cara penggunaan alat deteksi gas untuk mengukur kondisi udara di dalam ruang terbatas simulasi, cara menggunakan sistem perlindungan pernapasan dengan benar, serta prosedur penyelamatan yang harus dilakukan ketika menemukan korban di dalam ruang terbatas.
Selama sesi praktikal, para peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi penyelamatan secara langsung dengan didampingi oleh instruktur dari PT Sentama Prima Karsa, sehingga mereka dapat langsung menerapkan ilmu yang telah mereka dapatkan dari sesi teori.
Ahmad Sudirman, Kepala Tim Rescue Mako Damkarmatan Kukar, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada PT Sentama Prima Karsa atas pembekalan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini, kami mendapatkan tambahan ilmu dan pengetahuan baru tentang teknik-teknik penyelamatan di ruang terbatas yang mungkin belum kami kuasai sebelumnya. Materi tentang sistem deteksi gas dan perlindungan pernapasan juga sangat bermanfaat bagi kami dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujarnya.
Sudirman juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat dijadwalkan secara berkala di masa mendatang.
“Kalau bisa, kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan minimal dua kali setahun. Tanpa latihan dan pembekalan pengetahuan secara berkala, ilmu yang kita miliki akan mudah terlupakan. Selain itu, kita juga harus selalu memperhatikan kondisi peralatan yang kita miliki beberapa alat memang membutuhkan pergantian atau peremajaan setiap 6 bulan tergantung jenis dan frekuensi penggunaannya, seperti tali penyelamatan yang perlu diganti secara rutin jika sering digunakan untuk latihan atau tugas operasional,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi untuk mendapatkan nomor kontak dari tim PT Sentama Prima Karsa yang bertugas di wilayah Bontang agar dapat melakukan komunikasi dan koordinasi yang lebih mudah jika diperlukan bantuan atau informasi tambahan tentang peralatan dan prosedur penyelamatan.
Kepala Damkarmatan Kukar Fida Hurasani berpartisipasi dalam kegiatan sharing knowledge ini, serta kepada PT Sentama Prima Karsa yang telah memberikan waktu dan tenaga untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
“Kami sangat menghargai upaya yang dilakukan oleh PT Sentama Prima Karsa dalam membantu meningkatkan kompetensi dan kapasitas tim rescue kami. Kegiatan seperti ini sangat penting bagi kami karena dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan aman kepada masyarakat ketika menghadapi kejadian darurat,” ujar Fida.
Ia juga menegaskan bahwa Damkarmatan Kukar akan terus berusaha untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan timnya melalui berbagai bentuk pelatihan dan pembekalan pengetahuan, baik dari dalam maupun luar instansi.
“Kami menyadari bahwa tugas kami sebagai Damkarmatan tidaklah mudah, terutama dalam menghadapi berbagai jenis kejadian darurat yang memiliki risiko tinggi. Oleh karena itu, kami akan selalu berusaha untuk memastikan bahwa setiap anggota tim memiliki pengetahuan, keterampilan, dan peralatan yang sesuai standar agar dapat bekerja dengan aman dan efektif,” pungkasnya.
Ke depan, diharapkan bahwa kegiatan sharing knowledge seperti ini akan dapat diikuti oleh lebih banyak lembaga dan masyarakat luas, sehingga kesadaran tentang pentingnya keselamatan dan cara yang benar untuk menangani kejadian darurat dapat terus meningkat. Dengan memiliki tim penyelamat yang kompeten, peralatan yang standar, dan dukungan dari semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul di masa mendatang. Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam menjaga keselamatan kita sendiri, keluarga kita, dan masyarakat sekitar karena keselamatan adalah hal yang paling berharga yang tidak dapat digantikan dengan apa pun.
(Yeni Adhayanti)

