Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Sebuah bangunan rumah berukuran 6 pintu berlokasi di Jalan Ruwan Gang 7, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Kamis (22/01/2026) terbakar pada pagi hari ini. Laporan kejadian kebakaran masuk ke Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar pada pukul 07.23 WITA, dilaporkan oleh relawan Damkar yang berjaga di kawasan Jalan Ruwan. Dalam waktu singkat, tim Damkarmatan Kukar segera merespon dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 08.05 WITA setelah melakukan penanganan selama 36 menit, kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga seluruh sumber panas benar-benar terkendali.
Sesuai dengan catatan resmi dari Damkarmatan Kukar, setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan Personil Pleton 3 sebagai unit utama penanganan, yang kemudian dibantu oleh Personil Back Up Pleton 1 dan 2 untuk memastikan kekuatan yang cukup dalam mengatasi api yang mulai melalap bagian depan bangunan. Dalam operasi penanganan kebakaran yang berlangsung dari pukul 07.29 hingga 08.05 WITA, tim Damkarmatan Kukar juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai instansi terkait yang berada di sekitar lokasi kejadian, antara lain Relawan Damkarmatan Kukar yang sudah berada di lokasi lebih dulu untuk melakukan evakuasi awal, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0904/Kukar, anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dari Polsek Tenggarong, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kukar, serta teknisi dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Kukar yang membantu mematikan aliran listrik di sekitar lokasi untuk menghindari risiko lonjakan api atau kejadian yang lebih parah.
Dalam penanganan lapangan, Damkarmatan Kukar mengerahkan total 12 unit kendaraan yang terdiri dari 10 unit Brandweer sebagai kendaraan utama untuk pemadaman api, 1 unit kendaraan Rescue yang siap untuk melakukan evakuasi jika diperlukan, serta 1 unit kendaraan Pick Up yang dilengkapi dengan alat Portable untuk mendukung operasi di area yang sulit dijangkau oleh kendaraan besar. Personil yang terlibat dalam operasi ini juga tidak hanya berasal dari Damkarmatan Kukar asendiri, melainkan juga melibatkan relawan yang telah memiliki pelatihan dasar penanganan kebakaran dan siap membantu dalam setiap kejadian darurat.
Saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan mendalam oleh tim khusus Damkarmatan Kukar yang akan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian setelah proses pendinginan selesai. Tim penyelidikan akan mengumpulkan bukti fisik dari lokasi kebakaran, melakukan wawancara dengan pemilik rumah serta saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat kejadian terjadi, dan menganalisis berbagai faktor yang mungkin menjadi pemicu kebakaran, mulai dari faktor kelalaian dalam penggunaan listrik, penggunaan kompor atau lilin yang tidak terkendali, hingga faktor lain yang masih perlu dikonfirmasi melalui hasil penyelidikan resmi.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan setelah operasi penanganan selesai, Kepala Damkarmatan Kukar Fida Hurasani mengungkapkan rasa apresiasi yang mendalam kepada seluruh personel dan relawan yang telah bekerja dengan keras serta profesional dalam menangani kejadian ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi yang telah memberikan dukungan penuh dalam proses penanganan kebakaran, yang menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar lembaga sangat penting dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
“Kami sangat menghargai kerja keras seluruh personel Damkar Kukar, baik dari Pleton 1, 2, maupun 3, yang telah dengan cepat merespon dan menangani kejadian ini dengan penuh profesionalisme. Tidak ketinggalan dukungan yang luar biasa dari Relawan Damkar, TNI, Polri, Satpol PP, dan PLN yang telah membantu dalam berbagai aspek, mulai dari evakuasi hingga pengamanan lokasi. Tanpa kerja sama yang erat seperti ini, proses penanganan kebakaran tidak akan dapat berjalan dengan cepat dan efektif seperti yang kita lihat hari ini,” ujar Fida Hurasani dengan nada yang penuh penghargaan.
Selain memberikan apresiasi, Kepala Damkarmatan Kukar juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kukar untuk lebih meningkatkan kesadaran dan perhatian dalam hal pencegahan kebakaran, terutama di musim kemarau yang cenderung membuat kondisi udara dan bahan bakar menjadi lebih kering dan mudah terbakar. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kejadian kebakaran yang terjadi di daerah ini disebabkan oleh faktor kelalaian manusia yang sebenarnya dapat dihindari dengan melakukan langkah-langkah pencegahan yang sederhana.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keamanan di sekitar lingkungan tempat tinggal. Pastikan untuk mematikan semua alat elektronik dan sumber api yang tidak digunakan, melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap instalasi listrik di rumah agar tidak terjadi korsleting, serta tidak menyimpan bahan yang mudah terbakar di tempat yang tidak aman. Selain itu, sangat penting bagi setiap rumah untuk memiliki alat pemadam kebakaran ringan seperti APAR yang dapat digunakan untuk mengatasi api kecil sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” tambahnya.
Fida juga menekankan bahwa Damkarmatan Kukar selalu siap memberikan pelatihan dan edukasi tentang pencegahan dan penanganan kebakaran kepada masyarakat, baik secara individu maupun melalui kelompok masyarakat seperti RT/RW, PKK, atau Karang Taruna. Ia berharap bahwa dengan adanya edukasi yang masif dan kesadaran masyarakat yang meningkat, angka kejadian kebakaran di Kabupaten Kukar dapat ditekan secara signifikan di masa mendatang.
Saat ini, lokasi kejadian telah dikondisikan kembali dan dikelola oleh pemilik rumah beserta keluarga untuk melakukan proses pembersihan dan evaluasi kerusakan yang terjadi. Tim Damkarmatan Kukar juga tetap siap memberikan bantuan dan informasi yang diperlukan kepada korban kebakaran dalam rangka pemulihan pasca kejadian.
(Yeni Adhayanti)

