Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Suasana hati-hati meliputi lokasi di Jalan Mangkuraja 8, Kelurahan Loa Ipub, Kecamatan Tenggarong, pada Minggu (18/01/2026) sekitar pukul 10.31 WITA setelah seorang warga mengalami kejadian tersetrum akibat menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi saat sedang melakukan pekerjaan konstruksi di lantai 2 sebuah bangunan yang sedang direnovasi. Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara dari Mako Damkarmatan segera merespons laporan darurat yang masuk dari Pak Muksin, seorang warga sekitar, dan berhasil melakukan evakuasi korban dengan aman hingga ke rumah sakit sekitar pukul 11.28 WITA.
Kronologi kejadian dimulai ketika korban yang tidak disebutkan namanya secara rinci dalam laporan untuk menjaga privasi keluarga sedang bekerja di lantai 2 bangunan untuk mengaduk semen. Karena membutuhkan pasokan air dari lantai 1, korban menggunakan sebuah pengait besi panjang untuk menarik ember berisi air ke atas. Tanpa disadari, bagian ujung pengait besi tersebut menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang berada di dekat jalur pengangkutan air. Akibat sentuhan tersebut, korban langsung mengalami sengatan listrik yang membuatnya tidak mampu bergerak dan terjatuh di lantai 2.
Mendapatkan laporan darurat tersebut, Kepala Tim Regu Damkarmatan Kukar, Ahmad Sudirman, memutuskan untuk turun langsung ke lapangan bersama empat personel lainnyaAdi Prayogi, M. Refly, Dedy Purnama Irawan, dan Sandi. Mereka segera mengerahkan dua unit penting untuk operasi evakuasi Unit Rescue dan Unit Ambulance serta membawa peralatan khusus yang dibutuhkan tandu strecer untuk mengangkut korban, tali wubing untuk menjaga keamanan selama proses evakuasi dari lantai 2, dan tangga untuk mengakses area kerja korban.
Saat tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WITA, tim pertama kali melakukan penilaian kondisi dengan sangat hati-hati. Personel yang berpengalaman dalam menangani kasus tersetrum segera memastikan bahwa pasokan listrik ke kabel yang menjadi sumber kejadian telah dimatikan dengan koordinasi bersama pihak PLN yang dihubungi secara darurat. Setelah memastikan area aman, tim menggunakan tangga dan tali wubing untuk mengakses lantai 2, dimana korban masih terbaring dalam kondisi lemah namun sudah mampu merespons rangsangan.
Tim medis dari Unit Ambulance segera memberikan pertolongan pertama pada korban, memeriksa denyut nadi, tekanan darah, dan kondisi tubuh korban untuk memastikan tidak ada cedera tambahan akibat jatuhan. Setelah kondisi korban dinilai stabil untuk dipindahkan, tim menggunakan tandu strecer untuk membawa korban dari lantai 2 ke lantai 1 dengan sangat hati-hati, dengan beberapa personel menjaga tali wubing agar tidak terjadi kegagalan selama proses evakuasi.
Setelah berhasil membawa korban ke lantai dasar, tim segera memindahkannya ke dalam Unit Ambulance untuk diangkut ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Seluruh proses evakuasi berjalan sangat lancar tanpa mengalami kendala apapun, dan korban berhasil tiba di rumah sakit sekitar pukul 11.28 WITA dalam kondisi yang cukup stabil meskipun masih membutuhkan pengawasan medis intensif.
Kepala Tim Regu Damkarmatan Kutai Kartanegara Ahmad Sudirman Mengapresiasi Kepada Seluruh Tim yang tulus atas kerja profesional yang telah mereka tunjukkan.
“Saya sangat bangga dengan seluruh tim yang telah bekerja dengan sangat cepat dan hati-hati hari ini. Mereka tidak hanya mampu merespons laporan dengan sigap, namun juga mampu menangani situasi berbahaya dengan benar dan memastikan keselamatan korban serta seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya dengan suara yang penuh kebanggaan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Tim Regu Damkarmatan Kukar Ahmad Sudirman mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara untuk selalu meningkatkan kesadaran akan bahaya listrik, terutama saat melakukan pekerjaan konstruksi atau aktivitas yang berada di dekat kabel listrik bertegangan tinggi.
“Saya mengimbau agar setiap orang yang akan melakukan pekerjaan di sekitar kabel listrik selalu memastikan bahwa mereka memiliki jarak yang cukup aman dari kabel tersebut. Jangan pernah menggunakan alat logam panjang seperti pengait besi, tangga logam, atau pipa di bawah atau dekat kabel listrik yang masih menyala,” pesan Ahmad Sudirman.
Ia juga menekankan pentingnya mematikan sumber listrik sebelum melakukan perbaikan atau pekerjaan di sekitar instalasi listrik, serta selalu berkonsultasi dengan pihak PLN jika perlu melakukan pekerjaan di dekat kabel listrik bertegangan tinggi.
“Selain itu, jika Anda menemukan seseorang yang mengalami tersetrum, jangan pernah menyentuhnya secara langsung sebelum memastikan bahwa pasokan listrik telah dimatikan. Segera laporkan kejadian ke Damkarmatan atau layanan darurat terkait dan berikan informasi yang jelas tentang lokasi serta kondisi korban,” tambahnya.
Ahmad Sudirman juga mengajak masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan kerja saat melakukan aktivitas apapun, baik di rumah maupun di tempat kerja.
“Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan. Dengan memperhatikan langkah-langkah keamanan yang benar, kita bisa mencegah terjadinya kecelakaan yang bisa merusak nyawa dan harta benda,” pungkasnya.
Kejadian hari ini menjadi pengingat penting akan bahaya listrik yang tidak bisa dianggap remeh, serta menunjukkan komitmen Damkarmatan Kukar untuk selalu siap melayani masyarakat dengan cepat dan profesional dalam menangani berbagai jenis kejadian darurat.
(Yeni Adhayanti)

