Screenshot
Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Aksi damai yang digelar tiga aliansi di kawasan Tangga Arung Square, Tenggarong, pada Senin (30/3/2026), berlangsung tertib dan sesuai prosedur. Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Remaong Kutai Menamang, Moch Saddam Jordi, saat ditemui di Kantor Remaong Kutai Menamang, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, aksi tersebut merupakan gabungan dari tiga aliansi, yakni Remaong Kutai Menamang, Remaong Kutai Berdjaya, dan Kayuh Baimbai. Tujuan utama aksi adalah menyuarakan aspirasi masyarakat, termasuk para pedagang, terkait sejumlah dugaan kejanggalan dalam pengelolaan lapak di kawasan tersebut.
“Alhamdulillah aksi berjalan lancar. Kami hanya menyampaikan aspirasi masyarakat karena menemukan beberapa kejanggalan di lapangan,” ujarnya.
Jordi mengungkapkan, pihaknya menemukan indikasi praktik penjualan lapak yang diduga dilakukan secara tidak resmi, bahkan terdapat transaksi yang disebut-sebut mengarah ke rekening pribadi. Padahal, menurutnya, seluruh kios dan lapak merupakan aset pemerintah yang seharusnya dikelola secara transparan.
Selain itu, pihaknya juga menyoroti dugaan adanya oknum yang memperjualbelikan kios, serta persoalan pengelolaan parkir di kawasan Tangga Arung Square.
Tak hanya itu, aliansi juga mengangkat temuan adanya pekerja di bawah umur yang diduga dipekerjakan di area tersebut. Di sisi lain, sistem karcis parkir dinilai belum memenuhi standar, karena tidak menggunakan karcis resmi yang terintegrasi secara korporasi.
“Kami bukan ingin merebut atau mengambil alih, tapi murni menyuarakan keresahan masyarakat. Apalagi kawasan ini menjadi salah satu sumber potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pengelolaannya harus benar dan transparan,” tegasnya.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti berbagai temuan tersebut guna memastikan pengelolaan aset daerah berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
(Yeni Adhayanti)

