Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara -Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda daerah. Seorang anak asal Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Nur Ashura, berhasil mencuri perhatian publik setelah terpilih sebagai peserta dalam ajang Hafiz Indonesia 2026, program pencarian bakat penghafal Al-Qur’an tingkat nasional.
Di usianya yang baru menginjak enam tahun, Ashura telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghafal ayat suci Al-Qur’an. Hingga saat ini, ia diketahui telah menguasai hafalan sebanyak lima juz, capaian yang tergolong istimewa untuk anak seusianya. Kemampuan tersebut menjadi bekal utama yang mengantarkannya lolos seleksi dan tampil mewakili daerahnya di ajang nasional tersebut.
Keikutsertaan Ashura tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Kutai Kartanegara secara umum. Ia tercatat sebagai satu-satunya peserta yang mewakili Pulau Kalimantan pada penyelenggaraan tahun ini, sehingga kehadirannya di panggung nasional membawa harapan besar sekaligus simbol potensi generasi Qur’ani dari daerah.
Pada penampilan perdananya, Ashura tampil mengenakan busana adat khas Kutai Kustin sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas budaya daerah asalnya. Pilihan busana tersebut sekaligus menjadi pesan simbolik bahwa prestasi di bidang keagamaan dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya lokal.
Penampilannya yang percaya diri di hadapan dewan juri dan penonton menunjukkan kesiapan mental yang baik, meskipun masih sangat muda. Dukungan keluarga serta bimbingan para guru mengaji disebut menjadi faktor penting dalam membentuk kedisiplinan dan kecintaan Ashura terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Partisipasi Ashura di ajang nasional ini diharapkan mampu menginspirasi anak-anak lain di Kutai Kartanegara maupun wilayah Kalimantan untuk lebih mencintai Al-Qur’an serta menumbuhkan semangat belajar agama sejak usia dini. Pemerintah daerah dan masyarakat pun menyambut baik capaian tersebut sebagai bukti bahwa pembinaan keagamaan di daerah terus berkembang dan melahirkan generasi berprestasi.
Ke depan, diharapkan perjalanan Ashura di ajang Hafiz Indonesia 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik. Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaannya dinilai sebagai momentum memperkenalkan potensi generasi muda Kutai Kartanegara di tingkat nasional sekaligus memperkuat citra daerah sebagai lingkungan yang mendukung lahirnya anak-anak berkarakter religius dan berprestasi.
(Yeni Adhayanti)

