Portalsembilan.com, Loa Kulu – Pemerintah Desa Loa Kulu Kota bersama Polsek Loa Kulu terus memperkuat kolaborasi dalam membangun lingkungan yang aman, kreatif, dan transparan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan “Santai Dari Kita Untuk Kita” yang digelar di Taman Literasi Loa Kulu, Rabu (11/02/2026) malam, dihadiri Kapolsek Loa Kulu, jajaran perangkat desa, para Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Kepala Desa Loa Kulu Kota, Mohammad Rizali, SP, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara pemerintah desa dan unsur kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas yang selama ini mendampingi berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Loa Kulu Kota, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Hindarto atas pengabdian serta kebersamaan selama bertugas mendampingi desa kami,” ujar Rizali.
Ia menilai peran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung program sosial, pembinaan kemasyarakatan, hingga penguatan budaya di tengah masyarakat. Pemerintah desa juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kerja sama terdapat kekurangan.
Pada kesempatan yang sama, Rizali menyambut kehadiran Bhabinkamtibmas yang baru, Budi, yang akan melanjutkan tugas pendampingan di Desa Loa Kulu Kota. Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang sudah terbangun dapat semakin ditingkatkan demi mendukung program-program desa ke depan.
“Kami berharap sinergi ini terus terjaga. Pemerintah desa dan kepolisian adalah mitra dalam menjaga stabilitas wilayah serta membina generasi muda,” tegasnya.
Selain itu, Kepala Desa juga memperkenalkan personel Bhabinkamtibmas Desa Loa Sumber yang baru, yang merangkap tugas sebagai anggota Reskrim. Hal ini menunjukkan penguatan fungsi pelayanan dan pengawasan di tingkat desa.
Dalam paparannya, Rizali turut memaparkan sejumlah capaian dan program unggulan Desa Loa Kulu Kota. Salah satunya adalah komitmen transparansi pengelolaan keuangan desa yang diwujudkan melalui publikasi laporan realisasi anggaran secara terbuka di ruang publik.
Tahun 2025, Desa Loa Kulu Kota juga ditetapkan sebagai desa dengan pengelolaan keuangan terbaik tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain itu, desa ini menjadi salah satu dari empat desa di Kukar yang menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan terkait pendampingan pengelolaan keuangan desa.
“Pengawasan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Ini bagian dari komitmen kami menjaga akuntabilitas dan tata kelola yang baik,” jelasnya.
Di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, Pemerintah Desa Loa Kulu Kota melaksanakan program kursus Bahasa Arab dan Bahasa Inggris gratis bagi anak-anak. Hingga kini tercatat 52 peserta aktif mengikuti kegiatan tersebut.
Tak hanya itu, desa juga menyediakan layanan internet gratis 24 jam lengkap dengan fasilitas komputer, printer, dan kertas bagi masyarakat, termasuk mahasiswa yang menyusun tugas akhir atau skripsi.
“Kami ingin desa menjadi pusat aktivitas positif, tempat anak-anak berkreasi dan berani tampil. Ini bagian dari membangun karakter serta kecintaan terhadap desa sendiri,” tambahnya.
Kepala Desa juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama terkait potensi kenakalan remaja seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, hingga pergaulan bebas. Momentum menjelang Ramadan dinilai penting untuk memperkuat pembinaan keluarga.
Pemerintah desa, lanjutnya, telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh Ketua RT agar menyampaikan pesan kamtibmas di lingkungan masing-masing, termasuk kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan pentingnya pengawasan aktivitas remaja selama bulan suci.
Kegiatan malam itu juga menjadi ruang apresiasi terhadap insan pers dalam momentum Hari Pers Nasional.
Pemerintah Desa Loa Kulu Kota menyampaikan dukungan agar media terus menyajikan informasi yang edukatif, berimbang, serta mampu mengangkat potensi desa.
Melalui kegiatan rutin yang dirancang setiap malam Kamis dan pengembangan agenda kreatif pada akhir pekan, Pemerintah Desa Loa Kulu Kota bersama Polsek Loa Kulu berharap ruang publik seperti Taman Literasi dapat menjadi pusat interaksi yang sehat, produktif, dan membangun solidaritas masyarakat.
(Yeni Adhayanti)

