Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui kegiatan dialog dan silaturahmi. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Ngopi Bareng Kapolsek Loa Kulu bersama para pelaku kesenian dan masyarakat se-Kecamatan Loa Kulu yang digelar di Balai Dusun Jawa Baru, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (10/2/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 Wita ini menjadi ruang komunikasi terbuka antara Polri dengan para seniman tradisional, tokoh masyarakat, serta perangkat desa. Tujuannya tidak hanya untuk mempererat hubungan kemitraan, tetapi juga sebagai sarana menyerap aspirasi, menyamakan persepsi, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, S.H., M.H., hadir langsung memimpin kegiatan didampingi sejumlah personel, di antaranya Kanit Intelkam, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, serta anggota lainnya. Hadir pula kepala desa, sesepuh budaya, dan perwakilan puluhan kelompok kesenian tradisional seperti reog, kuda lumping, jaranan, jaipong, hingga paguyuban seni dari berbagai desa di wilayah Loa Kulu.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, para pelaku kesenian menyampaikan harapan agar Polsek Loa Kulu dapat berperan sebagai pembina dan mitra dalam kegiatan seni budaya. Mereka menilai kehadiran Polri sangat penting untuk memberikan rasa aman, arahan, serta perlindungan hukum agar kesenian tradisional dapat terus lestari dan berkembang secara positif.
Menanggapi hal tersebut, AKP Hari Supranoto menegaskan komitmen Polsek Loa Kulu untuk mendukung dan membina kegiatan seni budaya di wilayah hukumnya. Menurutnya, seni dan budaya merupakan bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat yang memiliki nilai luhur apabila dijalankan dengan baik dan terarah.
“Seni budaya memiliki nilai positif sebagai media ekspresi, pemersatu, dan hiburan masyarakat. Polsek Loa Kulu siap mendukung dan membina, namun tetap diperlukan pengawasan dan kontrol agar kegiatan seni tidak menyimpang dan tidak mendekati hal-hal yang bernilai negatif,” tegas Kapolsek.
Selain pembinaan, persoalan perizinan dan administrasi kegiatan seni juga menjadi topik utama pembahasan. Sejumlah perwakilan kelompok seni mengungkapkan masih adanya kendala terkait izin organisasi maupun izin keramaian saat pelaksanaan pentas.
Menyikapi hal itu, Kapolsek Loa Kulu mengarahkan agar seluruh proses perizinan dikoordinasikan melalui Kanit Intelkam dan Kanit Binmas, serta mendorong setiap kelompok seni untuk melengkapi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kelengkapan administrasi dan izin merupakan hal penting agar setiap kegiatan berjalan lancar, tertib, dan tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, beberapa kelompok seni juga menyatakan kesiapan untuk tampil dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Kapolsek menyambut baik hal itu dan menegaskan bahwa Polsek Loa Kulu mendukung penuh selama kegiatan dilaksanakan secara tertib, berizin, dan tidak mengganggu kamtibmas.
Aspirasi lain yang mengemuka adalah harapan agar Polsek Loa Kulu dapat berperan sebagai fasilitator dalam penataan paguyuban seni serta pembinaan generasi muda. Para pelaku seni juga menginginkan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan pentas sebagai bentuk pendampingan dan pengamanan.
AKP Hari Supranoto menegaskan bahwa Polsek Loa Kulu siap menjadi fasilitator dan pendamping, namun tidak terlibat dalam manajemen internal masing-masing kelompok seni. Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas akan diupayakan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Terkait kendala waktu pelaksanaan pentas yang kerap berlangsung hingga larut malam, Kapolsek menyampaikan bahwa hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama. Penyesuaian waktu dinilai penting agar kegiatan seni tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Menutup kegiatan, Kapolsek Loa Kulu mengajak seluruh pelaku seni untuk menjaga kebersamaan, kekompakan, dan persatuan. Ia menekankan bahwa seni adalah milik bersama yang harus dirawat secara guyub dan rukun.
Kegiatan Ngopi Bareng ini berakhir sekitar pukul 23.40 Wita dan selama berlangsung situasi terpantau aman, tertib, serta kondusif. Polsek Loa Kulu berharap forum komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat, sekaligus menjadikan seni budaya sebagai sarana pemersatu dan penyejuk kehidupan sosial di Kecamatan Loa Kulu.
(Yeni Adhayanti)

