Portalsembilan.com, Sanga-sanga – Taman Makam Pahlawan Wadah Batuah menjadi lokasi penutupan rangkaian Peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih ke-79 Tahun 2026 pada Selasa (27/01/2026), dengan pelaksanaan Upacara Ziarah Tabur Bunga yang khidmat. Acara yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim, Wakil Bupati Kukar, Wakapolres Kukar, seluruh unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah Kecamatan Sangasanga ini berlangsung dengan tertib dan aman, menjadi bukti sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan peringatan tahun ini telah berjalan dengan sangat baik, mulai dari awal hingga puncak acara.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Peringatan Peristiwa Merah Putih tahun 2026 di Kecamatan Sangasanga telah dilaksanakan dengan lancar dan sesuai dengan yang direncanakan. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama yang erat antara semua pihak dan partisipasi aktif dari masyarakat,” ujarnya dengan penuh bangga.
Ia menjelaskan bahwa peringatan tahun ini tidak hanya difokuskan pada satu hari saja, melainkan dirangkai melalui sejumlah kegiatan bertahap yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat untuk memberikan makna yang lebih mendalam.
“Rangkaian kegiatan sebenarnya telah dimulai sejak hari Minggu silam dengan kegiatan gowes bersama yang tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan membakar semangat kebangsaan di kalangan peserta,” jelas Wakapolres.
Setelah kegiatan gowes, rangkaian perayaan dilanjutkan pada hari Senin dengan serangkaian aktivitas di tingkat kecamatan yang melibatkan pelajar, masyarakat lokal, dan berbagai organisasi kemasyarakatan. Malam harinya, suasana khidmat terasa dalam kegiatan renungan suci yang diadakan sebagai bentuk penghormatan mendalam serta doa untuk para pahlawan yang telah berkorban.
“Kita menyempurnakan malam tersebut dengan renungan suci, di mana seluruh peserta menyampaikan doa terbaik bagi arwah para pahlawan yang telah mendahului kita,” tambahnya.
Pagi hari Selasa kemudian diisi dengan upacara peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih yang khidmat, sebelum acara ditutup dengan kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Wadah Batuah.
“Setelah upacara pagi yang penuh makna, kita melaksanakan kegiatan tabur bunga sebagai wujud penghormatan paling tulus kepada para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Sangasanga yang memiliki sejarah perjuangan yang sangat kuat,” tegas Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra.
Menurutnya, setiap kegiatan dalam rangkaian peringatan ini memiliki makna yang mendalam dan saling terkait, bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanah air dalam kesadaran masyarakat luas. Perhatian khusus diberikan kepada generasi muda, yang diharapkan dapat mengambil inspirasi dari sejarah perjuangan para leluhur.
“Sangasanga sebagai Kota Juang tidak hanya menjadi simbol sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga harus menjadi sumber inspirasi bagi kita semua dalam menjaga persatuan dan kesatuan, memelihara keamanan daerah, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat,” pungkasnya, menambahkan bahwa aparat keamanan akan terus siap mendukung segala bentuk kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat semangat kebangsaan dan pembangunan daerah.
(Yeni Adhayanti)

