Portalsembilan.com, Sangasanga, Kutai Kartanegara – Tim Damkarmatan Pos Sektor Sangasanga tengah melakukan persiapan maksimal untuk mengantisipasi segala kemungkinan kejadian selama rangkaian acara Merah Putih yang akan digelar pada tanggal (27/01/2026). Dalam wawancara yang berlangsung di Pos Sektor Sanga-sanga, Jalan Dr Wahidin RT.18 Kelurahan Sangasanga Dalam pada Jumat (23/01/2026), Kepala Tim Regu Damkarmatan Rahman menjelaskan bahwa kesiapsiagaan telah mulai dilakukan sejak Tanggal 20 Januari, seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat yang mulai berdatangan untuk menyaksikan persiapan acara dari pemerintah setempat dan kabupaten.
“Kami akan meningkatkan tingkat kewaspadaan secara signifikan dengan menambah personel melalui unit red car yang telah ditempatkan di berbagai titik kelurahan dan kecamatan. Kesiapan kami terus dijaga karena kami menyadari bahwa pada saat acara berlangsung, keramaian masyarakat akan sangat tinggi dan membutuhkan pengawasan yang ekstra,” jelas Rahman.
Untuk memastikan kelancaran tugas, seluruh unit pemadam kebakaran telah menjalani pengecekan rutin setiap pergantian regu dan shift kerja, termasuk proses pemanasan mesin, pemeriksaan kelengkapan peralatan, serta pengecekan kondisi keseluruhan unit apakah dalam keadaan layak pakai atau memerlukan perbaikan. Setiap temuan masalah segera dilaporkan dan ditindaklanjuti untuk memastikan semua unit siap beroperasi kapan saja.
Dalam penilaian risiko, Tim Damkarmatan Sangasanga mengakui bahwa hampir seluruh area lokasi acara berpotensi menjadi titik rawan, terutama karena keterbatasan akses sumber air. Meskipun secara geografis wilayah ini berdekatan dengan sungai, pada saat air surut, jarak untuk mengakses sumber air menjadi sangat jauh.
“Kita berharap pada saat acara berlangsung kondisi air pasang agar akses sumber air lebih mudah. Kami juga berharap mendapatkan dukungan tambahan untuk pengadaan backup sumber air jika diperlukan,” ucap Rahman.
Sebelumnya, pihak Damkarmatan Sangasanga telah melakukan simulasi dan pemetaan risiko kebakaran secara menyeluruh, dengan mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi rawan serta sumber daya yang tersedia. Upaya pengadaan infrastruktur pendukung seperti tandon air kapasitas 5000 liter dan hidran juga sedang terus digalakkan untuk memperkuat sistem penanggulangan kebakaran di wilayah ini.
Untuk pengawasan langsung selama acara, sebanyak 5 titik pos redkar telah disiapkan di berbagai lokasi strategis. Khusus untuk Kelurahan Sangasanga Dalam sendiri, terdapat 3 titik posko pengawasan termasuk pos sektor utama, sementara kelurahan lain seperti Kelurahan Jawa, Pendingin, dan Sangsanga Muara juga mendapatkan dukungan dari unit redkar yang ditempatkan di wilayah masing-masing, dengan kemampuan untuk saling backup antar kelurahan karena jarak yang relatif dekat.
Selain pengawasan oleh personel profesional, masyarakat juga dilibatkan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran. Pihak Damkarmatan Sangasanga secara rutin menyampaikan edukasi melalui media sosial, serta bekerja sama dengan pemerintah kelurahan, dinas terkait, dan perangkat RT untuk meningkatkan kesadaran warga. Beberapa RT bahkan telah melakukan simulasi dan diberikan bantuan pompa air sebagai backup sementara jika terjadi kejadian kebakaran di lokasi acara.
Dalam kesempatan ini, Damkarmatan Sangasanga juga memberikan imbauan khusus kepada masyarakat yang akan berkunjung ke acara Merah Putih.
“Kami mengingatkan agar sebelum meninggalkan rumah, warga selalu memastikan kompor telah dimatikan dengan benar, alat penghasil nyamuk telah dinonaktifkan, dan colokan listrik yang tidak terpakai telah dicabut untuk menghindari potensi bahaya kebakaran atau korsleting listrik,” jelas Rahman.
Harapan utama dari Tim Damkarmatan Pos Sektor Sangasanga adalah agar seluruh rangkaian acara Merah Putih berjalan sukses, aman, dan kondusif tanpa terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, pihaknya juga berharap dapat mendapatkan dukungan tambahan dari pemerintah dalam bentuk penambahan armada atau unit bantuan untuk melengkapi fasilitas yang ada di posko kecamatan, sehingga kemampuan penanggulangan darurat dapat ditingkatkan lebih lanjut.
(Yeni Adhayanti)

