Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Cabang Kutai Kartanegara menunjukkan komitmen yang kuat terhadap penguatan kapasitas relawan kebencanaan dengan menyerahkan bantuan berupa satu unit genset kepada Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Belida pada hari Kamis (15/01/2026). Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata yang diharapkan dapat memperkuat upaya kesiapsiagaan dan pelayanan kemanusiaan yang dilakukan oleh relawan muda tersebut di tingkat masyarakat.
Penyerahan bantuan yang dilakukan langsung oleh perwakilan JMSI Kukar, Supriadi, disambut dengan penuh rasa syukur oleh anggota Redkar Belida. Sekretaris Redkar Belida, Mas Azwa, yang mewakili organisasi dalam menerima bantuan tersebut, secara lugas menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada JMSI atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada relawan yang baru berdiri sekitar satu setengah tahun silam.
“Bantuan genset ini benar-benar sangat berarti bagi kami. Tidak hanya akan menjadi pendukung utama dalam penanganan berbagai kejadian kebencanaan seperti kebakaran atau bencana alam lainnya, tetapi juga bisa kami manfaatkan untuk membantu warga masyarakat ketika terjadi pemadaman listrik yang tak terduga, bahkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial yang kami gelar di lingkungan RT-RW sekitar,” jelas Mas Azwa dengan nada yang penuh semangat.
Redkar Belida sendiri merupakan organisasi relawan yang masih relatif muda, berdiri resmi pada bulan Juli 2024 sebagai wujud dari kepedulian masyarakat lokal terhadap pentingnya memiliki garda terdepan dalam penanggulangan kebakaran dan bencana di wilayahnya. Meskipun usianya belum lama, semangat kebersamaan dan dedikasi yang terpancar dari setiap anggotanya patut untuk diapresiasi. Saat ini, organisasi yang bergerak di bidang penanggulangan bencana ini memiliki sekitar 17 personel aktif yang bekerja secara kolektif tanpa adanya pembagian regu terpisah, dengan mengedepankan nilai kerja sama dan solidaritas dalam setiap langkah penanganan kejadian.
Sebelum menerima bantuan dari JMSI, Redkar Belida telah mendapatkan sejumlah fasilitas pendukung dasar dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Fasilitas tersebut meliputi mesin pemadam kebakaran portabel, selang pemadam dengan berbagai ukuran, serta perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) standar yang menjadi kelengkapan wajib dalam setiap operasi pemadaman kebakaran dan penanggulangan bencana. Namun demikian, keberadaan genset telah lama menjadi kebutuhan penting yang belum terpenuhi dan dinilai sebagai pelengkap krusial untuk mendukung aktivitas relawan dalam berbagai kondisi.
Menurut rencana yang telah disusun bersama oleh pengurus dan anggota Redkar Belida, genset yang baru diterima tersebut tidak hanya akan difungsikan dalam konteks tanggap darurat dan penanggulangan kebencanaan. Lebih dari itu, alat ini juga akan dijadikan sebagai sarana pendukung aktif dalam berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan yang dilakukan oleh organisasi. Dalam kondisi darurat seperti pemadaman listrik yang berkepanjangan, genset dapat digunakan untuk menyediakan penerangan di area yang terkena dampak, mendukung operasional posko darurat yang dibangun untuk membantu korban, hingga menjadi sumber daya listrik bagi alat-alat penting yang dibutuhkan dalam kegiatan kemanusiaan lainnya.
Perwakilan JMSI Kukar, Supriadi, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata dari peran insan pers dalam turut berkontribusi pada pembangunan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.
“Kami tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi kepada publik tentang berbagai kejadian dan upaya penanggulangannya. Melalui langkah seperti ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa jurnalis juga memiliki komitmen untuk terlibat secara langsung dalam aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Supriadi.
Bantuan dari JMSI ini juga mencerminkan terjalinnya sinergi positif antara dunia pers dan kelompok relawan kemanusiaan. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di tingkat lokal, serta membangun fondasi yang kuat bagi ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di masa depan.
Dengan adanya tambahan fasilitas yang sangat dibutuhkan ini, para anggota Redkar Belida merasa semakin termotivasi dan optimis untuk meningkatkan peran serta kontribusi mereka di tengah masyarakat. Ke depan, mereka berharap bahwa perhatian dan dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat luas akan terus mengalir, seiring dengan komitmen mereka yang tak pernah pudar untuk selalu hadir dan sigap dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
(Yeni Adhayanti)

