Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Bertempat di area parkir Pulau Kumala, Tenggarong, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar razia KTP pada Rabu (26/11/2025). Razia ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan juga wujud sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan yang tertib.
Kasatpol PP Kukar, Arfan Boma Pratama, melalui Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPD), Rasidi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak.
“Kami menggandeng Polres Kukar (Sabhara dan Satlantas), Disdukcapil, Kecamatan Tenggarong, Kelurahan Melayu, Koramil, Polsek, Babinkamtibmas, serta Dinas Perhubungan. Ini adalah upaya bersama untuk menciptakan kesadaran dan ketertiban administrasi di masyarakat,” ungkap Rasidi.
Inisiatif razia KTP ini bermula dari komunikasi intensif dengan Disdukcapil Kukar. Kepala Disdukcapil menyampaikan bahwa masih banyak warga di Kutai Kartanegara yang belum memiliki KTP, padahal KTP merupakan dokumen penting dalam berbagai aspek kehidupan.
“Satpol PP sebagai garda terdepan penegakan Perda, merasa terpanggil untuk menindaklanjuti informasi tersebut,” jelas Rasidi.
Lebih dari sekadar penindakan, razia ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memiliki KTP. Petugas juga memberikan arahan kepada warga yang memiliki KTP luar daerah dan sudah lama berdomisili di Kukar untuk segera mengurus perpindahan domisili.
“Kami ingin semua warga terdata dengan baik, sehingga hak-hak mereka sebagai warga Kukar dapat terpenuhi,” imbuhnya.
Hingga saat ini, jumlah warga yang terjaring razia masih dalam pendataan. Namun, Rasidi memastikan bahwa sejak dimulai pukul 08.30 WITA, jumlahnya sudah cukup signifikan.
“Kami berharap, mereka yang terjaring razia segera melakukan perekaman atau pencetakan KTP. Petugas Disdukcapil siap membantu di lokasi,” tegasnya.
Ke depan, Satpol PP Kukar berencana untuk menjadikan razia KTP sebagai agenda rutin. Lokasi razia akan dirolling ke kecamatan-kecamatan lain, sehingga menjangkau seluruh wilayah Kutai Kartanegara.
“Kami akan mempertimbangkan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengurus KTP,” kata Rasidi.
Selain razia KTP, Satpol PP Kukar juga memiliki program lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Salah satunya adalah sosialisasi terkait pengelolaan sampah di kawasan Turapan Timbau dan Turapan Seberang. Program ini akan dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Disdukcapil.
“Kami berharap, melalui berbagai kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan dan kebersihan lingkungan semakin meningkat. Ini adalah kunci untuk menciptakan Kutai Kartanegara yang lebih baik,” pungkas Rasidi.
Hingga siang hari, petugas telah memeriksa lebih dari 200 orang, dengan 40 di antaranya tidak memiliki KTP.
(Yeni Adhayanti)

