
Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Pos Sektor Samboja Pesisir berhasil mengevakuasi sarang tawon madu yang berada di rumah warga di Jalan Simpang Tanjung Harapan RT 015, Kelurahan Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, pada Senin (03/11/2025). Evakuasi ini dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga bernama H. Ilal pada pukul 15:00 WITA.
Tim dari Damkarmatan Pos Sektor Samboja Pesisir yang terdiri dari Arifin, M. Riduan, dan Irpan Hakiki segera menuju lokasi kejadian menggunakan unit AVP KT 9010 CW. Setibanya di lokasi, petugas melakukan persiapan dengan mengenakan baju pelindung tawon dan menggunakan tangga untuk mencapai sarang tawon yang berada di ketinggian.
Proses evakuasi sarang tawon berjalan lancar dan aman. Petugas berhasil memindahkan sarang tawon tanpa menimbulkan korban sengatan. Setelah dievakuasi, sarang tawon tersebut dibawa ke tempat yang aman dan jauh dari pemukiman warga.
Kepala Tim Regu, H. Saharuddin, menyampaikan apresiasi kepada timnya atas respon cepat dan profesional dalam menangani laporan warga terkait sarang tawon madu. Beliau juga menghimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan keberadaan sarang tawon yang berpotensi membahayakan kepada Damkarmatan Pos Sektor Samboja.
“Saya sangat mengapresiasi tim yang telah bekerja dengan cepat dan profesional dalam mengevakuasi sarang tawon ini. Ini adalah bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar H. Saharuddin.
Beliau juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon sendiri tanpa peralatan dan keahlian yang memadai. Hal ini dapat berisiko tinggi terhadap sengatan tawon yang dapat menyebabkan alergi hingga kematian.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik jika menemukan sarang tawon di sekitar rumah atau lingkungan. Segera laporkan kepada kami, dan kami akan segera menindaklanjuti,” tambahnya.
H. Saharuddin juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi tempat bersarang bagi tawon. Beliau menyarankan agar masyarakat rutin membersihkan kebun, memangkas ranting pohon yang rimbun, serta menutup lubang-lubang yang berpotensi menjadi sarang tawon.
“Mari kita jaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi tempat bersarang bagi tawon. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, kita dapat mencegah terjadinya masalah yang disebabkan oleh tawon,” pungkas H. Saharuddin.
Dengan respon cepat dan profesional dari petugas pemadam kebakaran, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi dari bahaya sengatan tawon. (ADV/Damkarmatan)

