
Portalsembilan.com, Kutai Kartanegara – Di balik sirine keras dan kepulan asap yang sering kali menjadi tanda bahaya, ada sosok-sosok tangguh yang selalu siap siaga tanpa mengenal waktu. Salah satunya adalah Ahmad Gunawan Kepala tim Regu 1 Damkarmatan Pos Sektor Sanga sanga yang dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap tugasnya. Bagi pria ini, menjaga keselamatan warga adalah panggilan jiwa, bukan sekadar pekerjaan.
Setiap hari, Pak Ahmad Gunawan dan timnya menjalankan rutinitas penuh risiko. Mulai dari pengecekan alat, patroli kesiapsiagaan, hingga merespons laporan kebakaran atau keadaan darurat lain, semua dilakukan dengan ketelitian dan semangat juang yang tinggi.
“Kami tidak bisa menebak kapan bahaya datang. Karena itu, kesiapan adalah hal utama. Kami harus siap 24 jam,” ujarnya saat ditemui di posko Damkar Sanga sanga, Jumat (31/10/2025) Malam.
Panas terik, hujan deras, bahkan ancaman bahaya dari api yang menjalar tak pernah membuatnya surut langkah. Baginya, setiap panggilan darurat adalah kesempatan untuk membantu dan menyelamatkan.
“Kadang kami baru saja pulang patroli, lalu ada laporan lagi. Tapi itulah risiko tugas. Kelelahan akan hilang kalau tahu warga selamat,” tambahnya dengan senyum tulus.
Selain menangani kebakaran, Pak Ahmad Gunawan juga aktif dalam kegiatan sosial seperti edukasi pencegahan kebakaran di sekolah-sekolah, pemeliharaan armada, hingga pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan bagi warga sekitar. Ia meyakini bahwa pencegahan adalah langkah terbaik dalam meminimalisir risiko kebakaran.
Dedikasi dan pengabdian tanpa batas dari para petugas seperti Ahmad Gunawan menjadi bukti nyata bahwa profesi pemadam kebakaran bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk kepahlawanan di tengah masyarakat. Dalam senyap malam maupun hiruk-pikuk siang hari, mereka tetap berdiri di garis depan demi menjaga rasa aman seluruh warga Sanga sanga.
Melalui semangat pengabdian yang tulus ini, Damkarmatan Sanga-Sanga menunjukkan bahwa keberanian dan empati masih menjadi nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat modern saat ini. (ADV/Damkarmatan)

